Diminta Jadi Ketum Golkar, Begini Reaksi Bamsoet

Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 17 Jun 2019 - 14:42:03 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1560757323.jpg

Bambang Soesatyo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Bambang Soesatyo menangapi santai adanya dorongan dari kader muda Partai Golkar yang meminta dirinya maju sebagai calon Ketua Umum untuk mengantikan Airlangga Hartarto. 

"Jujur, sampai saat ini saya tidak memiliki keinginan apapun kecuali ingin menyelesaikan tugas dan tanggung jawab saya sebagai ketua DPR RI dengan baik," kata Bambang dalam pesan singkatnya, Senin (17/6/2019).

Bamsoet juga mengucapkan terima kasih kepada kader-kader muda di Partai Golkar yang meninginkan dirinya maju sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar. Bambang menganggap ini sebagai bentuk aspirasi arus bawah.

Ketua DPR RI ini juga meminta semua pihak harus mendegarkan aspirasi para penerus partai berlambang beringin ini. Apalagi, kata dia, Partai Golkar adalah partai terbuka yang menjujung demokrasi.

"Sebaiknya kita tidak perlu alergi. Justru, tugas kita adalah mendorong agar muncul sebanyak-banyaknya kader muda Partai Golkar meramaikan bursa caketum Partai Golkar. Semakin banyak semakin bagus bagi Partai Golkar. Artinya kaderisasi berjalan dengan baik," tegasnya.

Tak berhenti di situ, Bamsoet juga memberikan apresiasi kepada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang telah menyatakan akan maju lagi memimpin Golkar untuk periode 2019-2024.

Oleh karena itu, pria meminta agar para kader muda Golkar pendukungnuya untuk menahan diri, sampai adanya keputusan dari MK yang menetapkan Jokowi-Maruf Amin sebagai Presiden Republik Indonesia 2019-2024 diputuskan pada 28 Juni 2019.

"Beri saya waktu. Karena sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Soksi dan kader sekaligus pengurus harian Partai Golkar saya harus minta pertimbangan dan berbagai masukan selain dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga dari para senior dan sesepuh Golkar, termasuk Plt ketua umum Depinas Soksi Bobby Suhardiman," jelasnya.

"Karena saya juga Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Bela Negara FKPPI saya juga harus minta pandangan Ketua Umum Pemuda Pancasila Mas Yapto Soerjosoemarno dan Mas Pontjo Sutowo sebagai Ketua Umum FKPPI," tambahnya.

Lebih dari itu, lanjut dia, karena Partai Golkar adalah partai pengusung Jokowi sebagai Presiden RI dan partai pendukung pemerintah, dirinya juga perlu pandangan dan pertimbangan beliau termasuk juga pandangan para ketua umum partai politik sebagai sesama kolega di koalisi Pemeritah.

"Jadi, sekali lagi. Beri saya waktu. Pada saatnya nanti saya akan jawab dengan lugas. Sehingga kalau nanti saya menyatakan maju, itu berarti saya sudah mendapat restu dan perintah dari para stakeholders yang saya sebutkan tadi," kata Bamsoet.

Sebelumnya, sejumlah kader muda yang bergabung dalam Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG) menggelar deklarasi mendorong Bambang Soesatyo (Bamsoet) untuk maju menjadi calon ketua umum di Munas Partai Golkar nanti.

Inisiator BPPG yang juga Waketum AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar) Abdul Aziz menyatakan, pernyataan dukungan ke Bamsoet untuk maju sebagai calon ketum didasari kecintaan kepada partai pasca pemilu 2019.

"Kami meminta seluruh keluarga besar Partai golkar untuk membuka mata dan hati atas tersungkurnya Golkar yang kita cintai ini diperingkat ketiga," ujar Aziz di Hotel Sultan Jakarta, Minggu 16 juni lalu. (ahm)

tag: #partai-golkar  #bamsoet  

Bagikan Berita ini :