Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 19 Jun 2019 - 15:28:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengamat IT: Patroli Grup WhatsApp Berpotensi Langgar UU

tscom_news_photo_1560932880.jpg
aplikasi Whatsapp (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Pengamat IT dan Telekomunikasi Herry Setiadi Wibowo mengatakan, wacana pihak kepolisian yang berencana melakukan patroli di grup WhatsApp berpontensi melanggar Undang-Undang.

Berdasar keputusan MK, kata ia, hakim MK berpendapat penyadapan merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak privasi yang bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945. Dan aturan penyadapan di UU ITE telah dibatalkan dan diharuskan diatur dalam UU tersendiri yang mengatur penyadapan.

"Hakim Konstitusi melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 5/PUU-VIII/2010 membatalkan Pasal 31 ayat (4) UU ITE karena tidak ada pengaturan yang baku mengenai penyadapan, sehingga memungkinkan terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya," kata Herry saat dihubungi, Rabu (19/6/2019).

"Jadi kalau menyadap tidak boleh, kalau pakai metode lain bisa," tambahnya.

Ia mempertayakan metode bagaimana mereka membaca data atau konten WA perlu secara transparan disampaikan ke publik. Sebab ini isu sudah lama beredar tapi selalu dikatakan pemerintah sebagai hoaks.

"Percakapan di WA termasuk grup sebenarnya wilayah privat. Kalau dibuka semua ke publik atau disadap ya kita seperti hidup di rumah kaca," tegasnya. (ahm)

tag: #polri  #hoax  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Abu Janda Akhirnya di Polisikan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 29 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Permadi Arya alias Abu Janda diperiksa Bareskrim Mabes Polri sebagai saksi terkait kasus dugaan ujaran kebencian di media sosial. Hal itu dikatakan Kabag Penum Polri ...
Berita

Jabar Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Apa Itu?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ada perkembangan baru di Jawa Barat, yakni terdapat 60 persen atau 12 daerah Zona Kuning (Level 3) dan 40 persen atau 15 daerah Zona Biru (Level 2). Praktis tak ada zona ...