Berita
Oleh ferdiansyah pada hari Sabtu, 29 Jun 2019 - 20:57:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Jimly Minta Elite Kurangi Ucapan Saling 'Ngenyek'

tscom_news_photo_1561816638.jpeg
Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Jimly Asshiddiqie (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Jimly Asshiddiqie meminta para tokoh politik serta pemimpin formal dan informal dengan kesadaran hati mulai mengurangi ujaran kebencian pascaputusan Mahkamah Konstitusi soal sengketa hasil Pilpres 2019.

"Mengurangi ujaran kebencian, mengurangi statemen-statemen yang saling "ngenyek" (mencibir)," kata Jimly seusai acara silaturahim parlemen di Kantor DPD RI di DIY, Yogyakarta, Sabtu (29/6/2019).

Menurut Jimly, para pihak yang sebelumnya berada pada kubu pasangan Prabowo-Sandiaga Uno maupun Jokowi-Ma"ruf Amin sudah harus saling menghargai satu sama lain. Apalagi, baik kubu yang kalah maupun yang menang dari sisi jumlah sama-sama banyaknya.

"Yang satu 78 juta (pendukung), yang satunya 85 juta. 78 juta itu banyak sekali, 78 juta orang ingin ganti presiden itu banyak sekali, kalau 10 persen saja emosional sudah 7 juta. Jadi kita harus menang tanpa "ngasorake" (merendahkan) dan kalah juga jangan mencibir," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Pascaputusan MK, menurut dia, rekonsiliasi akan secara alamiah terwujud. Meski demikian, komunikasi publik juga harus terus diperbaiki. "Misalnya, di medsos jangan ada lagi (ujaran kebencian) supaya demo di jalanan juga tidak perlu ada. Jadi demo di darat dan demo di udara tidak diperlukan lagi," ucapnya.

Ia juga berpesan agar seluruh pihak tidak mudah terpancing dan tersinggung perasaannya apabila ada statemen di medsos yang tidak tepat.

"Jangan ada yang "baper" bawa perasaan. Kadang ada (komentar) anak muda di twitter, ya tidak usah dibaca, tidak udah ditanggapi," tegasnya.(plt/ant)

tag: #jimlyasshiddiqie  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

BPIP: Masyarakat Pancasila Adalah Masyarakat Pembelajar

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Senin, 28 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Hariyono menyebut masyarakat Pancasila merupakan masyarakat pembelajar yang memiliki semangat untuk terus ...
Berita

Anggap Biosecurity Indonesia Lemah, FPKS Sebut Penanganan Covid-19 Amburadul

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS Sukamta menyebut penanganan COVID-19 amburadul jadi bukti biosecurity Indonesia lemah. Maka dari itu untuk menambal kelemahan ini ...