Berita
Oleh ferdiansyah pada hari Minggu, 30 Jun 2019 - 18:31:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Sinyal Masuk Kabinet, Begini Jawaban Yusril

tscom_news_photo_1561894262.jpeg
Yusril Ihza Mahendra (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Umum Partai Bulan Bintang, yang juga ketua tim advokat 01 di Mahkamah Konstitusi, Yusril Ihza Mahendra mengaku belum mendengar namanya masuk bursa calon menteri di kabinet Jokowi-Ma"ruf.

Menurutnya, belum ada pembicaraan apa-apa. "Jadi, saya tetap sebagai advokat," kata Yusril di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019)

Namun, mantan menteri Sekretaris Negara era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini akan mempertimbangkan, bila namanya masuk dalam bursa kabinet nanti.

"Kita pertimbangkan lah nanti, baik manfaatnya, mudaratnya bagi saya dan bagi kita semua," tegasnya.

Yusril menuturkan, dunia hukum merupakan dunia yang dicintanya. Dan, ia akan menjaga kecintaan itu baik di luar maupun di dalam kabinet nanti.

Tetapi, kalau sekiranya harus masuk ke pemerintahan, tentu kalau saya merasa betul ada hal hal masalah-masalah konstitusi, masalah hukum, masalah ham yang memang harus diselesaikan di negara ini," katanya

Dia mengatakan, penegakan hukum menjadi sangat penting untuk membangun bangsa. Karena, penegakan hukum yang benar akan berdampak pada banyak hal positif untuk kemajuan pembangunan.

"Karena ini (hukum) berdampak luas pada bidang bidang lain, terutama penanaman modal, bisnis dan investasi, yaitu persoalan kepastian hukum di negara ini. Saya kira, kalau saya terlibat dirasakan perlu, mungkin saya fokusnya akan menanggapi persoalan seperti ini," katanya.(plt)

tag: #yusrilihza  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kementan dan IDI Kembangkan Aromaterapi Eucalyptus

Oleh Rihad
pada hari Senin, 06 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kementerian Pertanian (Kementan) menjajaki kerja sama dengan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk mengembangkan produk aromaterapi berbahan dasar tanaman ...
Berita

Jemaah Haji Wajib Pakai Masker dan Dilarang Sentuh Kabah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Arab Saudi memutuskan untuk membatasi jumlah jemaah domestik yang menjalani ibadah haji hanya sekitar 1.000 jemaah guna mencegah penyebaran virus corona. Arab Saudi ...