Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 03 Jul 2019 - 14:07:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Nasdem Bantah Intervensi OTT Aspidum Kejati DKI

tscom_news_photo_1562137666.jpeg
Politikus Partai Nasdem Taufiqulhadi (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Politikus Partai Nasdem Taufiqulhadi membantah adanya intervensi partainya dalam penanganan kasus korupsi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT ) Aspidum Kejati DKI, Agus Winoto.

"Oh bukan begitu ceritanya. Antara lembaga-lembaga penegak hukum ini sebetulnya ada MoU. Yang kedua KPK ketika rapat dengan Komisi III DPR itu ada kesimpulan agar melakukan koordinasi dengan sesama lembaga penegak hukum dalam segala hal ya," kata Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Seharusnya, kata dia, KPK memberikan informasi kepada kejaksaan atau kepolisian jika ada indikasi pegawainya terlibat kasus penyuapan atau korupsi.

""Ini nih anak buah anda, anda tangkap sekarang, anda proses, setelah itu dia (KPK) melihat diproses atau tidak. Nah kita awasi bersama-sama Komisi III dengan KPK. Diproses tidak. Lebih baik prosesnya penangkapan atau sebagainya diserahkan kepada lembaga tersebut. Kenapa? biar lembaga tersebut tidak merasa hilang muka. Nah seperti itu," kata ia.

KPK menangkap tangan dua jaksa, dua pengacara dan satu pihak swasta di Jakarta pada Jumat, 28 Juni 2019. KPK menduga telah terjadi transaksi suap sehubungan dengan penanganan perkara pidana di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Dalam operasi itu, KPK menyita Sin$ 21 ribu. Jumlah itu masih bisa bertambah karena proses perhitungan masih dilakukan.(plt)

tag: #partai-nasdem  #kpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Bamseot Minta Pemerintah Daerah Lebih Tegas Mendorong Warga Patuhi Protokol Kesehatan  

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 07 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong semua pemerintah daerah (Pemda) bersikap lebih tegas dalam mendorong warga mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan di ruang ...
Berita

MAKI Sayangkan Harun Telah 'Meninggal', Hadiah iPhone 11 Pun Diborong Informan Nurhadi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Masyarakat Anti Korupsi Indonesia atau biasa dipanggil MAKI lega bisa memberikan hadiah iPhone 11 kepada empat informan yang telah berkontribusi mengungkap keberadaan ...