Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 04 Jul 2019 - 11:44:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Caleg Gagal Alihkan Bidikan ke Anggota BPK

tscom_news_photo_1562215498.jpg
Gedung BPK (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno tak menyoalkan banyaknya orang politikus yang mendaftar sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk periode 2019-2024.

Sampai saat ini sudah 64 orang mendaftarkan diri sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), namun satu orang menarik diri dari pendaftaran sehingga tinggal 63 orang.

"Nah dari 63 ini ada teman-teman atau mendaftar yang kemarin ikut berlaga dalam Pileg 2019 dan tidak berhasil. Tapi tidak masalah boleh saja teman-teman dengan latar belakang politik atau politisi mendaftarkan diri, karena kalau di DPR tidak masuk kan bisa aja di BPK. Nggak ada masalah," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Menurutnya, banyak anggota BPK sebelumnya yang berlatar belakang orang politik. Ia juga menyakini bahwa orang politik juga bisa bekerja di BPK.

"Orang yang ada di DPR tentu perilakunya berbeda kalau orang itu berada di lembaga yang lain. Kan sudah ada di BPK yang orang-orang latar belakangnya parpol. Contohnya Rizal Dahlil, Aksanul Kasasi, Hari Azhar Azis, terus apa masalahnya. Yang penting kan kompetensinya cocok dengan tuntutan, pekerjaaan yang dikerjakan," jelasnya.

Kesepuluh calon legislator yang gagal kemudian mendaftar sebagai calon anggota BPK yaitu Nurhayati Ali Assegaf (Partai Demokrat), Daniel Lumban Tobing (PDI-P), Akhmad Muqowam (PPP), Tjatur Sapto Edy (PAN), Ahmadi Noor Supit (Golkar), Ruslan Abdul Gani (Golkar), Pius Lustrilanang (Gerindra), Willgo Zainar (Gerindra), Haerul Saleh (Gerindra), dan Ferry Juliantono (Gerindra). Namun kabarnya Ferry telah menarik berkasnya. (ahm)

tag: #bpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Politikus PDIP: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang, Hanya Akan Menimbulkan Kematian Massal

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah langkah dan strategi disiapkan pemerintah termasuk melibatkan aparat ...
Berita

Guru Besar IPB :  New Normal Berlaku Jika Covid-19 Tidak Bertambah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Hermanto Siregar menjelaskan Indonesia baru mencapai situasi new normal jika jumlah kasus Covid-19 baru secara harian ...