Divonis Enam Tahun, Pimpinan DPR Bahas Pergantian Taufik Kurniawan

Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 15 Jul 2019 - 17:10:11 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1563185411.jpeg

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, dirinya bersama pimpinan DPR lainya segera membahas soal pergantian kursi pimpinan DPR. Hal ini menyusul vonis enam tahun penjara oleh pengadilan Tipikor Semarang terhadap Wakil Ketua nonaktif DPR Taufik Kurniawan.

Taufik divonis bersalah dalam dakwaan penerimaan fee atas pengurusan dana alokasi khusus untuk Kabupaten Kebumen dan Purbalingga yang bersumber dari perubahan APBN tahun 2016 dan 2017.

"Setahu saya kalau sudah beberapa bulan menjelang berakhir sudah tidak boleh ada pergantian. Coba nanti dicek ya saya belum baca lagi. Kalau PAW kan gak bisa. Nah kalau pergantian pimpinan mungkin gak. Karena beberapa bulan sebelum ada ketentuannya," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/7/2019).

Setelah ada keputusan dari para pimpinan, DPR langsung mengirimkan surat ke Fraksi PAN untuk meminta nama yang akan mengantikan Taufik Kurniawan.

"Ya nanti, kewenangan itu kan ada di fraksi. Kami hanya melaksanakan," kata dia.

Vonis untuk Taufik Kurniawan itu dibacakan oleh Hakim Ketua Antonius Widjantono dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang ,Senin (15/7/2019).

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi," kata Hakim, dilansir dari Antara.

Adapun, vonis yang diterima Taufik lebih ringan dari tuntutan jaksa, yaitu delapan tahun penjara.Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan terdakwa terbukti menerima fee dengan total Rp 4,85 miliar itu.(plt)

tag: #bamsoet  

Bagikan Berita ini :