Pengamat: DPD Harus Dipimpin Orang Berpengalaman

Oleh Ferdiansyah pada hari Rabu, 14 Agu 2019 - 22:45:00 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1565793920.jpg

Iustrasi rapat DPD RI (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat Kebijakan Sosial dan Publik dari Universitas Padjajaran, Didin Muhafidin mengatakan, DPD RI membutuhkan pemimin yang mampu mengejawantahkan Nawacita Jokowi. Dengan begitu, percepatan pembangunan di daerah bisa segera diwujudkan.

Karena itu, dia menilai, DPD memerlukan pemimpin yang berpengalaman di kancah daerah dan nasional, sehingga dapat menjembatani aspirasi daerah di tingkat pusat. Selain itu, pemimpin DPD nanti juga mesti memiliki hubungan yang baik dengan partai politik. 

"Harus punya pengalaman di pemerintahan pusat, dan daerah. Kalaupun pernah aktif di partai atau pernah di DPR , tidak masalah. Malah bagus. Karena tugas pemimpin DPD itu harus mampu menjalin hubungan dengan elit di pemerintahan ataupun di DPR," katanya kepada wartawan, (13/8/2019).

Dewan Penasehat Forum Rektor Indonesia itu menilai, saat ini fungsi DPD masih belum terlihat dalam meningkatkan kesejahteraan daerah. Padahal,  DPD memiliki peran penting dalam memajukan pembangunan di daerah.

"Tak bisa dipungkiri, kemajuan dan kesejahteraan suatu bangsa tak bisa dilepaskan dari kondisi di daerah. Karena itu, keberadaan DPD sangat dibutuhkan untuk menjamin kesejahteraan setiap daerah di Indonesia," kata Rektor Universitas Al Ghifari Bandung itu kepada wartawan kemarin.

Dewan Penasehat KADIN Jawa Barat itu juga menilai, negara bisa bebas dari kemiskinan jika DPD diberdayakan dengan maksimal. Sebab, DPD sangat mengetahui kondisi di setiap daerah.

"DPD bisa menjadi sumber informasi bagi DPR atau pemerintah. Target daerah bisa tematik, misalnya untuk pariwisata, industri, pertanian, dan lainnya, itu yang tahu anggota DPD, karena anggota DPD harus monitoring dan melibatkan masyarakat lokal. Yang paling tahu potensi lokal mereka adalah perwakilan daerah," katanya. (Alf)

tag: #dpd  

Bagikan Berita ini :