Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Kamis, 15 Agu 2019 - 17:02:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Digitalisasi Bansos, Kemensos Gunakan SIKS-NG

tscom_news_photo_1565863338.jpg
Digitalisasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Kementerian Sosial menyatakan telah menggunakan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) untuk mendigitalisasi bantuan sosial (Bansos).

"Kita sudah punya SIKS-NG, salah satu bentuk inovasi yang sifatnya digital," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Ya, untuk membuat data terpadu, Kementerian Sosial didukung oleh Pemerintahan Daerah untuk memverifikasi dan memvalidasi data kemiskinan yang akurat, up to date, dan terintegrasi.

Pelaporan pendaftaran, atau perubahan data dilakukan secara berjenjang dari tingkat pedesaan/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kotamadya, gubernur sampai pada Menteri Sosial.

Kemudian, data kemiskinan yang telah diverifikasi dan divalidasi ditetapkan oleh Menteri Sosial sebagai data terpadu untuk penanganan kemiskinan.

"Kementerian lain termasuk Kemensos sudah berinisiatif untuk melakukan inovasi dalam rangka úpdate" data dengan menggunakan teknologi 4.0," tegasnya.

Nah, terkait inovasi, pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp1.162,83 triliun untuk empat proyek utama mencetak SDM unggul dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Dari angka tersebut, sebesar Rp803,93 triliun untuk digitalisasi dan intergrasi bantuan social,” pungkasnya. (ahm)

tag: #kementerian-sosial  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...