Gembong Warsono Masih Ngarep Posisi Ketua DPRD DKI

Oleh Alfian Risfil pada hari Rabu, 04 Sep 2019 - 18:56:31 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1567598191.jpg

Kandidat Ketua DPRD DKI, kiri-kanan: Prasetio Edi Marsudi, Ida Mahmudah dan Gembong Warsono. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Gembong Warsono telah ditunjuk menjadi Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI untuk periode 2019-2024. Dia terpilih melalui rapat di tingkat DPD PDIP DKI Jakarta. 

Namun, Gembong menolak bahwa saat ini kandidat Ketua DPRD DKI tinggal menyisakan dua nama. Yakni, Prasetio Edi Marsudi dan Ida Mahmudah. 

Gembong yang juga menjabat Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta ini merasa masih memiliki peluang untuk dipilih sebagai ketua DPRD DKI.

Menurut Gembong, meskipun dirinya telah ditunjuk sebagai Ketua Fraksi PDIP, tidak serta merta namanya gugur dari calon orang nomor satu di Kebon Sirih.

"Gak lah, gak begitu, gak ada hubungannya. Karena penunjukan Ketua Fraksi itu domain DPD, sedangkan posisi Ketua DPRD itu domain DPP," kata Gembong kepada TeropongSenayan, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Gembong pede, bahwa saat ini namanya juga masih digodok di meja DPP PDIP bersama dua kandidat lain yang sudah disodorkan. Menurutnya, bukan mustahil juga dirinya nanti akan rangkap jabatan sebagai Ketua Fraksi dan sakaligus Ketua DPRD DKI.

"Itu kita enggak tahu. Kita semua kan tidak ada yang tahu, apa yang akan terjadi. Prinsip saya, sebagai kader siap ditugaskan di mana pun. Kita tunggu saja keputusan DPP. Serahkan saja kepada DPP. Karena mekanismenya begitu," jelas Gembong saat ditanya kemungkinan rangkap dua jabatan.  

Lebih jauh, Gembong menjelaskan, bahwa untuk struktur Fraksi memang sepenuhnya menjadi domain DPD. Sementara untuk posisi ketua dan pimpinan DPRD diputuskan oleh DPP. Hal ini berlaku untuk semua pimpinan DPRD di semua tingkatan di seluruh Indonesia.

"Jadi, soal pimpinan dewan, DPP PDIP bukan cuma (ngurus) DKI, tapi juga bicara calon-calon ketua dan pimpinan dewan di seluruh Indonesia, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Sehingga pembahasannya konprehensip, bertahap, satu persatu setiap daerah," papar Gembong.

"Nah, untuk di DKI Jakarta, DPD kemarin diminta sekurang-kurangnya mengirim tiga nama. Itu siapa yang akan dipilih, pertimbangannya ada di DPP. Dari tiga nama itu nanti akan dipilih satu nama, dan sampai sekarang belum diputuskan," sambungnya.

Sedangkan untuk deadline waktu, Gembong mengaku tidak bisa menjelaskan ihwal kapan nama itu akan diumumkan. Dia juga menolak untuk berspekulasi.

"Apakah untuk DKI Jakarta akan ditentukan minggu ini?, kita belum tahu. Karena, sekali lagi, itu wewenang DPP," ujarnya.

Gembong juga mengaku tidak dapat bocoran apapun, saat ditanya kemungkinan siapa nama kandidat Ketua DPRD DK yang akan dipilih oleh DPP.

"Gak (dapat) lah, gak boleh. Di DPP itu tidak ada yang bocor bos, hehe. Mudah-mudahan aja minggu ini diagendakan. Kita sabar menunggu keputusan DPP," jelas Gembong.

Lebih jauh, Gembong juga mengaku memahami bahwa nama Ketua DPRD DKI sedang ditunggu Sekwan DPRD. Hanya saja, baik dirinya maupun Sekwan sama-sama tidak bisa mendesak DPP kapan nama itu harus diputus. 

"Soal deadline, tidak ada batas waktu. Tapi, Sekwan kan tidak bisa ngatur DPP juga, hehe. Tidak ada batas waktu kapan DPP harus menyerahkan nama ketua DPP. Tapi, prinsipnya, DPP memang gak boleh lama-lama. Kenapa? Karena, ini berkaitan dengan agenda kedepan untuk pembahasan APBD 2020 di dewan. Pasti partai juga sudah membaca soal ini. DPP itu kan bukan hidup di alam hampa, hehe," papar Gembong berseloroh.

Untuk diketahui, PDIP Jakarta kembali menunjuk Gembong Warsono untuk memimpin Fraksi PDIP di DPRD DKI periode 2019-2024. Keputusan tersebut keluar pada pekan lalu.

Dengan penunjukan itu, sempat digadang-gadang bahwa Prasetio Edi Marsudi, kembali berpeluang besar untuk duduk kembali memimpin DPRD DKI periode 2019-2024.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3), jatah ketua DPRD di DKI Jakarta memang merupakan milik partai berlambang banteng moncong putih, sebagai pemenang Pileg 2019 lokal di Ibu Kota DKI.

Prasetio bersama Gembong dan Ida Mahmudah merupakan tiga nama kandidat yang diproyeksikan memimpin DPRD DKI.

Ketua DPRD DKI sementara, Pantas Nainggolan sebelumnya menyebut ketiga nama itu memiliki jabatan pada periode sebelumnya.

"Mereka adalah Pak Prasetio Edi Marsudi (Ketua DPRD DKI 2014-2019), Pak Gembong (Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI 2014-2019), dan Ida Mahmudah (mantan Ketua Komisi A DPRD DKI 2014-2019)," kata Pantas.

Ketiganya juga merupakan anggota DPRD petahana yang telah duduk di kursi dewan sejak periode 2014-2019.

Dari tiga nama calon dari PDIP, Prasetio sebelumnya dipilih oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menjabat sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019. Jika kali ini kembali dipilih maka jabatan Ketua DPRD DKI adalah periode kedua yang diemban oleh Bendahara PDIP DKI tersebut.

Pada periode 2014-2019, bahkan Prasetio mencatat rekor sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta untuk lima Gubernur berbeda. Yakni, mulai dari Gubernur DKI Jakarta era Jokowi, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Plt Soni Sumarsono, Djarot Saiful Hidayat hingga Anies Baswedan.

Sebelumnya Prasetio juga menjabat sebagai Anggota DPRD DKI Jakarta sejak 2013 hingga 2014.

Prasetio, sebagai politisi senior PDIP di DKI Jakarta juga sebelumnya didapuk menjadi Ketua Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja (TKD KIK) DKI Jakarta pasangan calon (paslon) Capres dan Cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma"ruf Amin pada Pilpres April 2019 lalu. 

Di tangan Pras, panggilan Prasetio, di Ibu Kota DKI paslon Jokowi-Ma"ruf berhasil mengalahkan sang rival, Capres dan Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta untuk Pilpres 2019 di wilayah DKI Jakarta, dari total 6.345.684 suara sah, Jokowi-Ma"ruf mendapatkan 3.279.547 suara, sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapatkan 3.066.137 suara dari seluruh wilayah DKI Jakarta.

Dari enam wilayah administrasi di DKI Jakarta, pasangan Jokowi-Ma"ruf unggul di empat wilayah. (Alf)

tag: #pdip  #dprd-dki  #megawati-soekarnoputri  

Bagikan Berita ini :