Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Minggu, 08 Sep 2019 - 15:45:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Kepergok, Akun-akun Bot Pendukung Pemerintah di Twitter Terkait Isu Papua

tscom_news_photo_1567930024.jpg
Beberapa akun bot pendukung pemerintah Indonesia telah menggunakan foto-foto yang dicuri dari jejaring sosial lainnya. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Konflik terkait Papua di Indonesia tidak hanya terjadi jalanan lewat aksi protes dan kekerasan oleh militer Indonesia, tapi juga di dunia maya, menurut seorang penyelidik independen.

Benjamin Strick yang juga seorang penyelidik Open Source mengatakan selain pembatasan internet yang telah menyebabkan layanan bagi warga Papua terganggu, kini ditemukan sebuah network atau jaringan akun bot yang menyebarkan konten-konten yang mendukung pemerintah Indonesia melalui jejaring sosial.

Kepada ABC, Benjamin mengaku telah melakukan investigasi pada seluruh unggahan di Twitter dengan tag #WestPapua dan #FreeWestPapua, antara tanggal 29 Agustus hingga 2 September.

Data yang ia miliki kemudian divisualisasikan dengan menggunakan sebuah programonline.

"Saya kemudian dapat melakukan analisanetworkuntuk melihat siapa parainfluencerdari dua topik tadi," ujar Ben yang juga kontributor Bellingcat, sebuah situs jurnalisme investigasi dan pengecekan fakta yang berbasis di Inggris.

Benjamin mengaku ia menemukan banyak otomotisasi yang datang dari sebuahnewtork.

"Setelah diselidiki mereka semua adalah bot yang mempromosikan kegiatan pemerintah Indonesia di Papua Barat."

Lantas darimanakah Benjamin mengetahui jika akun-akun tersebut adalah bot?

Dari penyelidikannya ia menemukan penggunaan foto palsu dalam akun-akun tersebut, dengan menggunakan foto dari bintang pop di Korea Selatan atau Jepang, hingga foto warga biasa di Amerika Serikat.

Akun-akun tersebut juga menurutnya mengunggah di waktu yang sama, dengan pola, jenis konten dan pola algoritma yang sama. Mereka juga terkait dengan akun-akun di jejaring sosial lainnya, seperti di Facebook dan Instagram.

Tidak diketahui pasti siapa pemiliknya, akun-akun bot promosikan sejumlah kegiatan pemerintah Indonesia di Papua.

"Kebanyakan material tersebut adalah konten video infografik yang menunjukkan kinerja yang dilakukan pemerintah di papua," ujarnya seperti dikutip abc.net.au.

"Atau soal dana yang digelontorkan untuk membantu pelajar Papua dan bagaimana warga Papua menghormati bendera Indonesia dan bangga sebagai bagian dari Indonesia."

Meski ia tidak mengatakan akun-akun bot ini dibuat pemerintah Indonesia, tapi menurutnya jaringan ini memiliki agenda, yakni mendukung pemerintah Indonesia.

"Mereka mencoba memutarbalikkan kenyataan apa yang sebenarnya terjadi di Papua."

Yang membuat menarik bagi Benjamin adalah beberapa konten menggunakan Bahasa Inggris dan banyak dari akun-akun Twitter tersebut baru dibuat dalam tiga bulan terakhir.

Pemerintah Indonesia sebelumnya telah menuduh adanya keterlibatan pihak asing terkait kerusuhandi Papua dan empat warga Australia telah dideportasikarena dianggap telah ikut unjuk rasa, meski tak ada bukti kuat.

"Jadi saat jurnalis independen ingin tahu soal apa yang terjadi di Papua lewat Twitter dengan kata kunci "West Papua", maka yang ditemukan adalah betapa hebat dan baiknya pemerintah Indonesia terhadap warga Papua."

Benjamin mengatakan ia sengaja menyampaikan penyelidikannya lengkap dengan langkah-langkah cara melakukannya, termasuk di situs Bellingcat.

"Jika ada yang ingin menyerang hasil temuan saya, mereka bisa mengikuti langkah-langkah yang saya jelaskan dan akan lihat jika hasilnya akan sama."

Ia mengaku telah banyak mendapatkan tanggapan, termasuk ancaman dari pengguna jejaring sosial di Indonesia, namun beberapa diantaranya pun ia identifikasi sebagai akun bot.

Beberapa akun bot sudah dinyatakan "suspended" di Twitter dan hal ini hanya bisa dilakukan oleh pihak Twitter sendiri. (Alf)

tag: #papua  #kemenkominfo  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
IDUL FITRI 2024
advertisement
IDUL FITRI 2024 MOHAMAD HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2024 ABDUL WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2024 AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI 2024 ADIES KADIR
advertisement
Berita Lainnya
Berita

UU Perampasan Aset dan BLBI Jadi PR Prabowo-Gibran

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 26 Apr 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka harus melanjutkan agenda pemberantasan korupsi yang sudah dicanangkan ...
Berita

Ketua DPD PAN Ahmad Fauzi Nilai Zulkifli Hasan Layak Lanjutkan Ketum PAN

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPD PAN Kabupaten Labuhanbatu Utara sumut Ahmad Fauzi Syahputra menilai, Zulkifli Hasan layak dan pantas untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum), PAN ...