Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 12 Sep 2019 - 14:45:13 WIB
Bagikan Berita ini :
Dukung Revisi UU KPK

Jimly: Dewan Pengawas Perluasan Fungsi Penasehat KPK

tscom_news_photo_1568274313.jpg
Jimly Asshiddiqie (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie setuju dibentuknya dewan pengawas dalam usulan revisi terhadap Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Menurut dia, dewan pengawas merupakan perluasan fungsi dari Dewan Penasehat KPK.

“Ya kalau sifatnya internal tidak apa-apa (dewan pengawas), tidak mengganggu indenpendensi internal KPK. Jadi orangnya dari luar empat misalnya, dari masyarakat tiga. Ya kan sama seperti KPK juga kan dari masyarakat,” kata Jimly saat dihubungi, Kamis (12/9/2019).

Sejauh ini, lanjutnya, KPK memang sudah ada penasehat. Maka, dengan adanya dewan pengawas nantinya tidak perlu lagi ada dewan penasehat supaya tak terlalu banyak.

“Jadi dewan pengawas ini semacam perluasan fungsi dewan penasehat yang sudah ada,” ujarnya.

Meski begitu, Jimly mengingatkan pemilihan Dewan Pengawas KPK juga harus dilakukan secara transparan. Selain itu, fungsi Dewan Pengawas KPK juga harus dipertegas perumusannya. Sehingga, jangan sampai mengganggu proses hukum.

“Misalnya kalau hal-hal misalnya penyadapan, izin penyadapan itu boleh juga, selama ini kan dari pengadilan. Nah sekarang izinnya dari pengawas, kan bisa juga,” jelas dia.

Di samping itu, Jimly tetap mengapresiasi kinerja KPK yang sudah bagus selama ini. Hanya saja, kata dia, apabila ada hal-hal perlu dievaluasi untuk memperbaiki UU KPK tentu tidak dilarang juga. Asalkan, jangan memperlemah.

“Kita harus apresiasilah kinerja KPK sudah bagus selama ini, kecuali hal-hal perlu dievaluasi karena ada tuntutan untuk memperbaiki UU, ya tidak apa-apa sepanjang maksudnya bukan untuk mengkebiri. Ya tergantung kesepakatan saja lah, kalau memang sudah disepakati harus diperbaiki ya diperbaiki, tapi jangan diperlemah itu aja,” tandasnya. (ahm)

tag: #jimlyasshiddiqie  #kpk  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

FPKS: Negara Bisa Kolaps Karena Setengah Lebih APBN Dari Utang

Oleh Bachtiar
pada hari Senin, 21 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota DPR RI dari FPKS Sukamta mengungkapkan, Pemerintah saat ini bisa dikatakan dalam keadaan sekarat akibat setengah lebih sumber pendanaan APBN berasal dari ...
Berita

FPKS Geram Bantuan Beras Untuk Rakyat Bercampur Plastik

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf meminta Kemensos untuk segera mengklarifikasi serta mengevaluasi pola dan mekanisme distribusi beras bansos Bantuan Pangan Non ...