Bisnis

Ini Enam Syarat Indonesia Jadi Raksasa Ekonomi Kelima Dunia

Oleh pamudji pada hari Jumat, 13 Sep 2019 - 09:18:21 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1568341101.jpeg

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Indonesia berpotensi menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima di dunia. Terdapat enam syarat yang harus dipenuhi untuk mencapai kondisi tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan keenam syarat itu. 

Pertama adalah infrastruktur. Sri Mulyani menyatakan bahwa hal itu akan menyokong mobilitas dan mendorong pembangunan di dalam negeri. Jika keduanya tumbuh, maka efeknya ke ekonomi akan positif.

Kedua, pemerintah perlu memastikan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Dalam hal ini, pemerintah akan meningkatkan kualitas mereka melalui pendidikan dan riset, program kesehatan, dan perlindungan sosial.

"Lihat fondasi prioritas ini, SDM dan juga harus menciptakan birokrasi yang efisien profesional dan kompeten, serta integritas," ujar Sri Mulyani, Kamis (12/9/2019).

Ketiga adalah teknologi. Menurutnya, kemajuan teknologi juga bisa mengembangkan industri dalam negeri. Keempat, perbaikan kualitas pelayanan dan efisiensi proses bisnis yang diperlukan.

Kelima, perbaikan pengelolaan tata ruang wilayah. Lalu, syarat keenam adalah menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat.

Kendati begitu, Sri Mulyani menyatakan ekonomi global juga akan berdampak pada situasi di dalam negeri. Makanya, ia tak bisa menjamin 100 persen bahwa enam syarat ini akan membawa Indonesia benar-benar menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima pada 2045 mendatang.

"Itu bukan jaminan karena juga dihadapkan pada berbagai kemungkinan dinamika fluktuasi atau bahkan krisis yang mungkin terjadi dalam lingkungan global," terang Sri Mulyani.

Namun, jika situasi global kondusif, pendapatan per kapita Indonesia pada 2045 berpotensi menyentuh US$23.199 dengan usia produktif sebesar 47 persen. Selain itu, jumlah masyarakat yang berada di kelas menengah diperkirakan sebesar 70 persen dari total penduduk 319 juta jiwa.(plt)

tag: #sri-mulyani  #ekonomi-indonesia  

Bagikan Berita ini :