Oleh Ahmad Syaikh pada hari Senin, 07 Okt 2019 - 14:29:53 WIB
Bagikan Berita ini :

BI Optimistis Indonesia Mampu Manfaatkan Ekonomi Digital

tscom_news_photo_1570433393.jpg
Ekonomi digital (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng optimistis Indonesia dapat memanfaatkan ekonomi digital sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

"Kami lihat Indonesia dapat memanfaatkan ekonomi digital sebagai new source of economic growth,” kata dia di Jakarta Senin (7/10/2019).

Alasannya, pertama karena jumlah penduduk Indonesia punya banyak kaum milenial. Kedua, akses terhadap teknologi relatif belum merata meski animo penggunanya cukup tinggi.

Ketiga, pengguna telepon seluler (ponsel) di Tanah Air saat ini mencapai 371,4 juta pengguna atau 142 persen dari total populasi sebanyak 262 juta jiwa.

Keempat, tingkat inklusi keuangan di Indonesia juga masih sebesar 49 persen berdasarkan data survei akhir 2017 lalu.

Oleh karena itu, BI mendorong perkembangan ekonomi digital agar dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yaitu dengan cara menetapkan Visi Sistem Pembayaran Indonesia 2025.

Kemudian mendorong peningkatan elektronifikasi transaksi pembayaran, dan juga mendorong program persiapan pemasaran online UMKM (on boarding UMKM) ke ekonomi digital.

"Hal tersebut dapat dicapai melalui sinergi yang baik antara Bank Indonesia dengan otoritas terkait dan dengan pelaku industri," tandas Sugeng. (ahm)

tag: #bank-indonesia  #ekonomi-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...