Perang Dagang Pangkas Serapan Apartemen Jakarta

Oleh pamudji pada hari Rabu, 09 Okt 2019 - 16:20:10 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1570612810.jpg

Ilustrasi apartemen (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Perang dagang dan situasi perekonomian global berdampak terhadap bisnis properti di Tanah Air. Produk properti yang terimbas dampak tersebut diantaranya apartemen, terutama di wilayah DKI Jakarta.

Konsultan properti Colliers International menyatakan tingkat serapan apartemen di wilayah Jakarta diperkirakan bakal terdampak kondisi perekonomian global seperti perang dagang yang akan menghambat investasi.

"Ke depannya, tingkat serapan apartemen akan mengalami sedikit penurunan atau dua persen ke level 85-86 persen sampai tahun 2023 akibat dampak dari tekanan perang dagang dan ketidakpastian ekonomi global," kata Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Berdasarkan hasil riset Colliers, harga rata-rata apartemen di Jakarta mencapai Rp34,6 juta per meter persegi atau mengalami kenaikan tipis 1,4 persen dari kuartal sebelumnya

Selain itu, ujar dia, saat ini para pengembang dinilai semakin kreatif dalam menggaet calon pembeli antara lain dengan menawarkan berbagai cara bayar dan manfaat yang kompetitif.

"Apartemen adalah salah satu sektor yang masih cukup berjuang mencapai kondisi yang ideal, terutama dilihat dari tingkat serapan unit per tahun, dengan lesunya penjualan apartemen, pengembang juga mengurangi produk-produk yang mereka luncurkan," paparnya.

Menurut dia, ada kecenderungan para pengembang pada saat ini fokus menjual produk yang belum terjual dengan baik sebelumnya.

Masih berdasarkan data Colliers, diperkirakan bahwa untuk apartemen di Jakarta pada kuartal III-2019, terdapat tambahan pasokan sejumlah 3.255 unit atau naik 65 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (1.972 unit).

Total stok apartemen disebut mencapai 209.286 unit atau naik 1,7 persen q-o-q dan naik 7,3 persen y-o-y, dengan tingkat serapan apartemen strata yang diperkirakan akan stagnan di level 87 persen pada akhir 2019 ini.(plt)

tag: #  

Bagikan Berita ini :