Oleh ferdiansyah pada hari Sabtu, 19 Okt 2019 - 12:25:17 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Pesan Sri Mulyani kepada Penerusnya

tscom_news_photo_1571462717.jpeg
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) meminta menkeu penerusnya di bawah kepemimpinan Presiden dan Wapres Joko Widodo-Ma"ruf Amin, fokus pada upaya memperbaiki dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saya rasa ke depan tetap di dalam kerangka untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat," kata Sri Mulyani usai menghadiri silaturahim Presiden Jokowi dengan Wapres M Jusuf Kalla dan menteri Kabinet Kerja di Istana Negara Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu merinci lebih lanjut upaya itu antara lain menurunkan angka kemiskinan, mengurangi kesenjangan, memperbaiki fasilitas umum atau masyarakat, membangun infrastruktur hingga ke pelosok.

"Di sisi APBN kita berharap bisa terjaga dengan baik, penerimaan pajak bisa meningkat. Belanja semakin baik sehingga masyarakat betul-betul bisa mendapatkan manfaat maksimal dari setiap rupiah yang dibelanjakan untuk kesejahteraan," katanya.

Ia berharap kabinet pada periode kepemimpinan Presiden Jokowi 2019-2024 tetap kerja bagus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mengenai kesannya menjabat Menkeu selama ini, Sri Mulyani mengatakan Presiden Jokowi dan Wapres JK, dua-duanya orang yang sangat rajin pergi ke lapangan.

"Jadi dari kita para menteri tidak bisa hanya bekerja di belakang meja dan bicara tentang policy. Ini adalah salah satu tantangan dari sisi stamina," katanya.

Menurut dia, selain memikirkan policy, para menteri harus memikirkan data sehingga harus pergi ke lapangan.

"Stamina beliau berdua luar biasa. Jadi sebagai menteri kita harus lebih kuat untuk bisa mengimbangi," katanya.

Ia juga menyebutkan masalah di Republik ini selalu kait-mengkait sehingga bekerja sebagai tim dari para anggota kabinet sangat penting.

Mengenai permintaan Presiden Jokowi yang menginginkan menteri bekerja cepat, Sri Mulyani mengatakan para menteri harus mengiyakan dulu.

Ia mencontohkan saat penanganan dampak bencana alam gempa bumi di Lombok NTB, dimana Presiden meminta penanganan dilakukan secara cepat.

"Semua sisi, uang, organisasi, pasokan, itu semua akan dilihat. Jadi kita para menteri biasanya komunikasi. Kalau presiden menginginkan besok pagi atau seminggu lagi atau sebulan, kita kemudian dipaksa untuk saling berkomunikasi," katanya.

Menurut dia, penanganan yang cepat bagus karena masyarakat selalu ingin pemerintah menyelesaikan masalah secara cepat.(plt/ant)

tag: #sri-mulyani  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Bisnis

DPR Thailand Setujui Paket Stimulus US$58 Miliar Tangani Dampak COVID-19

Oleh Aries Kelana
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Parlemen Thailand menyetujui usulan pemerintah untuk geluarkan paket dukungan ekonomi 1,9 triliun baht (US$ 58 miliar) untuk mengurangi dampak COVID-19. Keputusan itu ...
Bisnis

Kiat Bisnis di Era New Normal

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pengusaha menghadapi kondisi sangat berbeda ketika  pandemi COVID-19  merebak. Lumpuhnya aktivitas perekonomian karena adanya pembatasan, jadi salah satu pemicu ...