Oleh Fitriani pada hari Minggu, 10 Nov 2019 - 17:11:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Disebut Tak Beretika, Gerindra: PKS Juga Pernah Sodorkan Nama Lain

tscom_news_photo_1573380712.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dascomenyatakan, PKS sempat menyodorkan dua nama lainuntukmengisi kursi wagub DKImenggantikan Sandiaga Uno. Dua nama yang disodorkanadalah Adhyaksa Dault dan Nurmansyah Lubis.

Hal ini disampaikan Dasco merespons tudingan PKS yang menyebut Gerindra tak beretika karena menyodorkan empat nama lain untuk ikut mengisi kandidat wagub DKI.

Sebelumnya, diketahui PKS sejak awal konsisten mengusung dua nama untuk menggantikan Sandiaga Uno yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Juliantono. Meski diketahui laju dua nama itu berlarut-larut di DPRD DKI.

"Pada Agustus 2019 PKS telah mengirim surat kepada Gerindra dengan mengajak Gerindra untuk mengganti nama calon dengan dua nama yaitu Adhyaksa Dault dan Nurmansyah Lubis," kata Dasco dalam keterangannya,Sabtu (9/11/2019).

Setelah penarikan surat itu, PKS, kata Dasco, belum ada usulan ulang. "Namun baru seminggu kemudian surat tersebut ditarik kembali. Surat tersebut ditandatangani Presiden PKS dan Sekjen, lalu Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo dan Agung Yulianto sebagai sekretaris.

"Sementara publik sudah menanyakan pengganti wagub yang ditanggalkan Sandiaga Uno," kata Dasco.

Lantaran ketiadaan usulan baru tersebut, kata Dasco, Gerindra kemudian berinisiatif mengirim surat kepada DPP PKS untuk mengusulkan calon pengganti wagub. Ada empat nama yang diusulkan Gerindra. (Alf)

tag: #partai-gerindra  #pks  #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Minggu, 29 Mar 2026
JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...