Oleh Ahmad Syaikh pada hari Rabu, 13 Nov 2019 - 17:44:30 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Minta BI Antisipasi Penyebaran Uang Digital

tscom_news_photo_1573641870.jpg
Uang digital (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati meminta Bank Indonesia (BI) mengambil sejumlah langkah guna mengantisipasi penyebaran uang digital.

"BI harus pastikan penggunaan uang digital ini tidak terjadi money creation karena uang digital tidak bisa dikontrol oleh bank sentral," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, istilah money creation merupakan proses penciptaan uang yang tidak bisa dikontrol bank sentral.

Lebih lanjut dia mengatakan, money creation bisa menimbulkan masalah pada ekonomi bahkan bisa menciptakan resesi ekonomi.

Pasalnya, hal itu membuat bank sentral tidak bisa mengatur peredaran uang untuk menyokong ekonomi, dan bank sentral juga tidak bisa melakukan intervensi pada suku bunga pinjaman.

"Jika money creation terjadi maka bisa menimbulkan masalah pada ekonomi, bahkan bisa menciptakan krisis ekonomi, karena peredaran uang tidak bisa diatur dan tidak bisa dikontrol oleh bank sentral terutama terkait dengan capaian ekonominya," jelasnya.

Oleh karena itu, meski saat ini jumlah peredaran uang digital relatif kecil, tetapi harus benar-benar diantisipasi karena ke depannya dapat menjadi besar, apalagi ekonomi digital saat ini terus berkembang. (ahm)

tag: #uang  #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...