Bisnis
Oleh Ferdiansyah pada hari Rabu, 20 Nov 2019 - 14:31:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Erick Kemungkinan Besar Tak Lanjutkan Pembentukan Holding BUMN Karya

tscom_news_photo_1574235112.JPG
Arya Sinulingga (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Kementerian BUMN dibawah kendali Menteri Erick Thohir kembali melalui gebrakan. Setelah mengganti semua pejabat Eselon I, kali ini besar kemungkinan juga tidak akan melanjutkan pembentukan holding BUMN karya.

Informasi ini disampaikan oleh Staf Khusus Meneh BUMN, Andi Sinulingga, Rabu (20/11/2019). Sebelumnya pemerintah melalui Kementerian BUMN, sebelum dipimpin Menteri Erick Thohir, berencana membentuk holding BUMN karya.

"Holding untuk kekaryaan sepertinya, kendati lagi dikaji, kecil kemungkinannya untuk terbentuk," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga si Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Arya mengatakan bahwa terdapat banyak pertimbangan yang membuat holding karya berpeluang kecil untuk terbentuk. "Nanti akan dicarikan model bisnis yang terbaik untuk bagaimana mensinergikan perusahaan-perusahaan karya," katanya.

Menurut Arya, sampai sekarang peluang holding BUMN karya untuk dilanjutkan sangat kecil. Rencananya perusahaan induk BUMN bidang infrastruktur atau karya akan terdiri atas enam perusahaan, yaitu PT Hutama Karya (Persero) sebagai holding, dan didukung anggota holding yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Yodya Karya (Persero) dan PT Indra Karya (Persero).

Pembentukan holding tersebut bertujuan untuk menciptakan badan usaha plat merah yang besar, kuat, dan lincah, khususnya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, serta proyek-proyek strategis nasional.

Melalui penguatan permodalan dan peningkatan kapasitas pendanaan, serta didukung oleh pengembangan keahlian BUMN, pembentukan holdingdiharapkan dapat mempercepat pengembangan infrastruktur yang dapat berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi misalnya infrastruktur konektivitas yang dapat menciptakan koridor-koridor ekonomi baru dan dapat menurunkan logistic cost di Indonesia.

PT Hutama Karya (HK) Persero rencananya akan dijadikan sebagai perusahaan induk untuk BUMN karya.

Sebelumnya Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) sekaligus Ketua Program Director Holding Infrastruktur Bintang Perbowo menyebutkan bahwa holding ini akan semakin meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur di Indonesia di mana saat ini pihaknya sedang menjalankan tugas membangun tol Trans-Sumatera.

Dengan kemampuan keuangan yang lebih besar dalam holding, Hutama Karya dapat menduplikasi proyek sejenis pada wilayah lainnya.(ant)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Soal Lahan Aman, Tol Yogyakarta-Solo Dibangun Mulai 2022

Oleh Rihad
pada hari Kamis, 09 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONG SENAYAN) Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menargetkan pembangunan fisik proyek Jalan Tol Yogyakarta-Solo dimulai pada 2022. "Pertengahan ...
Bisnis

Dampak Pandemi Sangat Berat, Erick Thohir Saja Perkirakan Ekonomi Pulih 100 Persen pada 2022

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan masalah pandemi COVID-19 tidak bisa terpisahkan dari sektor perekonomian. Ia memperkirakan hingga akhir tahun ini pemulihan ekonomi ...