Berita
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Sabtu, 23 Nov 2019 - 12:10:36 WIB
Bagikan Berita ini :

Prabowo Ajak Masyarakat Lawan Bahaya Laten Komunis

tscom_news_photo_1574485836.jpg
Menhan Prabowo Subianto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya laten komunis, karena ideologi dan gerakan mereka belum mati.

Permintaan Prabowo itu dibacakan Rektor Universitas Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Tri Legionosuko pada acara bedah buku dan diskusi bertajuk PKI Dalang dan Pelaku Kudeta G30S/65, di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta, Sabtu (23/11/2019)

“Kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya laten komunis," kata dia saat membacakan pesan tersebut.

Prabowo dikatakan Tri juga menyampaikan setelah runtuhnya Uni Soviet sebagai negara komunis bersumber, serta berakhirnya era Perang Dingin, tidak berarti komunisme turut runtuh.

Buktinya, beberapa negara yang menganut ideologi komunis hingga saat ini masih tetap eksis diantaranya RRC serta Kuba.

Sementara itu, bagi bangsa Indonesia, komunisme telah mencatat lembaran hitam dalam perjalanan sejarah bangsa, karena secara nyata telah terbukti beberapa kali berupaya merobohkan kekuasaan Republik Indonesia yang sah.

Ya, salah satu gerakan komunis yakni 30 September 1965 yang bertujuan menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno yang sah dan mengubah Indonesia menjadi negara komunis. (ahm)

tag: #pki  #prabowo-subianto  #kementerian-pertahanan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Polisi Uber Pembunuh Editor Metro TV, Belasan Orang Diperiksa

Oleh Rihad
pada hari Sabtu, 11 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Polisi menduga kuat editor Metro TV Yodi  Prabowo tewas dibunuh. Ada luka bekas tusukan di leher dan dada. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus ...
Berita

Pengamat Ini Duga Ancaman Reshuffle Berkaitan Dengan Penolakan RUU HIP

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-  Pakar Komunikasi Politik Kennorton Hutasoit menilai, ancaman reshuffle Presiden Jokowi bisa terjadi di bulan Juli hingga Agustus. Pasalnya di bulan tersebut Presiden ...