Oleh Ferdiansyah pada hari Senin, 02 Des 2019 - 11:08:45 WIB
Bagikan Berita ini :

PBNU Bantah Terlibat Pemenangan Ahok di Pilkada DKI 2017

tscom_news_photo_1575259725.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Imam Besar FPI Habib RizieqSyihab menyebut sejumlah pihak, yang berada dalam barisan pendukungpemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Salah satunya termasuk Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Namun, PBNU pun buru-buru menepis tudingan tersebut. "Tidak benar. Misalnya, banyak pribadi-pribadi juga kita lihat yang mendukung Anies juga banyak. Saya pribadi dengan Pak Anies sahabat baik sejak aktivis mahasiswa dulu. Jadi nggak ada itu," kata Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini kepada wartawan, Senin (2/12/2019).

Helmy mengatakan, PBNU secara organisasi tidak pernah berpolitik praktis. Menurutnya, apa yang dilakukan PBNU adalah politik kebangsaan.

"NU bukan partai politik jadi tidak terikat dalam Pilgub, Pilpres, Pileg ataupun Pilbup. Kalau person-person itu menggunakan hak dipilih atau memilihnya itu bersifat pribadi. NU secara organisatoris tidak pernah mengeluarkan pernyataan dukung mendukung. Di Pilpres kemarin juga kan tidak ada secara resmi dukungan NU. NU sebagai Ormas keagamaan, sebagai jamiah diniah ijtimaiyah apa yang dilakukan oleh NU adalah politik kebangsaan bukan politik praktis," tuturnya.

Helmy sendiri mengapresiasi acara Reuni 212. Menurutnya, acara tersebut berjalan lancar dan diisi dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Apresiasi bahwa Reuni 212 berjalan aman damai tertib, kami juga apresiasi acaranya maulid akbar," ucap Helmy.

Sebelumnya, Habib Rizieq bicara mengenai kasus penistaan agama yang menjerat Ahok. Habib Rizieq mengatakan Ahok bisa lengser lantaran adanya kebersamaan umat Islam.

"Ada pertolongan Allah SWT padahal kita sama-sama tahu Ahok si penista agama itu dinaungi presiden dijaga kapolri dibela Panglima TNI, dilindungi KPU dan KPK, diusung partai-partai besar, dikampanyekan semua media nasional bersama para pengamat dan berbagai lembaga polling didanai konglomerat 9 naga merah," ujar Habib Rizieq melalui video yang ditayangkan di Reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

Selain itu, sambung Habib Rizieq, Ahok juga didukung oleh PBNU. Bahkan Habib Rizieq menyebut ada kekuatan luar negeri yang turut membela Ahok.

"ASN pegawai negeri diwajibkan memilihnya, tidak sampai situ PBNU ikut berusaha memenangkannya dan tidak kurang preman dan dukun pun dikerahkan serta Ahok mendapat dukungan dari dalam dan luar negeri," ungkapnya. (Alf)

tag: #pbnu  #habib-rizieq  #aksi-212  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

DPR Minta Bawaslu Tegakan Aturan Pilkada 2020

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 01 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus menegakkan aturan dalam kampanye Pilkada Serentak 2020 agar pelaksanaannya di tengah ...
Berita

BPIP dan Seluruh Pejabat Negara Peringati Hari Kesaktian Pancasila

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof Yudian Wahyudi menghadiri peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara virtual pagi ini, Kamis, 1 Oktober 2020. ...