Oleh Ahmad Syaikh pada hari Rabu, 04 Des 2019 - 15:22:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Ditanya Soal Kasus Novel Baswedan, Mahfud: Tanya Polri

tscom_news_photo_1575447726.jpg
Menkopolhukam Mahfud MD (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyatakan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan tengah ditangani kepolisian dan meminta perkembangan kasusnya ditanyakan kepada Polri.

"Ya, itu Polri yang nanganin. Saya enggak pernah ikut nangani," kata dia di Kantor Kemenko Polhulkam, Jakarta, Rabu, saat ditanya soal kasus Novel Baswedan.

Mahfud menegaskan koordinasi dengan kepolisian tidak dilakukan terus menerus karena penanganan kasus sudah berjalan.

"Koordinasinya itu, ya, tidak menerus. Itu kan jalan. Dalam sebuah proses yang ditangani secara khusus oleh polisi. Jadi, tidak tahu. Tanya ke Polri. Biar tidak berapa pintu gitu," kata Mahfud.

Sebelumnya Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal sebelumnya mengklaim bahwa ada kemajuan signifikan dari hasil kerja Tim Teknis yang menangani kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Meski begitu, Polri belum pernah menjelaskan hasil signifikan dari kerja tim yang beranggotakan puluhan anggota terbaik Polri tersebut.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan bahwa Tim Teknis kasus Novel Baswedan masih bekerja untuk menguak pelaku dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Selain mengumpulkan alat bukti, penyidik juga masih mendalami bukti-bukti yang ada.

"Tetap bekerja mencari siapa pelakunya dan mengumpulkan semua alat bukti," kata Argo Selasa 3 Desember kemarin. (ahm)

tag: #mahfudmd  #novel-baswedan  #kpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Lainnya
Berita

Kementan dan IDI Kembangkan Aromaterapi Eucalyptus

Oleh Rihad
pada hari Senin, 06 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kementerian Pertanian (Kementan) menjajaki kerja sama dengan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk mengembangkan produk aromaterapi berbahan dasar tanaman ...
Berita

Jemaah Haji Wajib Pakai Masker dan Dilarang Sentuh Kabah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Arab Saudi memutuskan untuk membatasi jumlah jemaah domestik yang menjalani ibadah haji hanya sekitar 1.000 jemaah guna mencegah penyebaran virus corona. Arab Saudi ...