BPK RI dan Saudi Kerja Sama Pelatihan Pemeriksaan Keuangan

Oleh Ahmad Syaikh pada hari Kamis, 05 Des 2019 - 13:31:31 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1575527491.jpg

Gedung BPK RI (Sumber foto : Istimewa)

Advertisement

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dan BPK Arab Saudi (General Auditing Bureau of the Kingdom of Saudi Arabia) bekerja sama dalam hal meningkatkan pelatihan pemeriksaan keuangan.

Kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna dan Presiden General Auditing Bureau of the Kingdom of Saudi Arabia Hussam Alangari di Kantor BPK, Jakarta, pada Kamis (5/12/2019).

“Saya datang ke sini diberikan otorisasi untuk menandatangani MoU berkaitan dengan kerja sama di bidang pelatihan keuangan antara BPK RI dengan kami,” kata Hussam Alangari.

Hussam mengatakan sebenarnya kedua negara telah sering melakukan pelatihan bersama sebelum adanya nota kesepahaman itu sehingga momen ini menjadi langkah untuk meresmikan rencana kerja sama antara dua lembaga pemeriksa keuangan negara tersebut.

“Hubungan ini sudah terjadi sejak lama sebenarnya tapi secara formal dan resmi dilakukan pada hari ini melalui penandatangan MoU antara dua lembaga ini,” jelasnya.

Hussam juga menilai BPK RI memiliki kredibilitas di bidang pengawasan keuangan sehingga pihaknya menyetujui untuk menjalin kerja sama lebih lanjut.

 “Melalui MoU ini semoga memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada dua lembaga dan kepada dua negara di masa yang akan datang. Itu salah satu tujuan utama penandatanganan MoU ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna mengatakan pihaknya juga ingin menyerap ilmu dari General Auditing Bureau of the Kingdom of Saudi Arabia terkait audit lembaga keuangan syariah.

Hal itu berkaitan dengan semakin maraknya lembaga keuangan serta perbankan berbasis syariah di Indonesia sehingga pihaknya berusaha agar lebih siap dan berkompeten dalam melakukan pemeriksaan.

“Kita ingin belajar bagaimana kira-kira melakukan audit terhadap perbankan dan lembaga keuangan syariah, sekaligus bagaimana melakukan audit yang lebih efektif untuk kegiatan dalam eksploitasi migas,” tandasnya. (ahm)

tag: #bpk  

Bagikan Berita ini :