Komisi VI: Kebijakan Dirut Ari Banyak Rugikan Dunia Pariwisata

Oleh Sahlan Ake pada hari Sabtu, 07 Des 2019 - 13:23:58 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1575699838.jpg

Mantan Dirut Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara aliasĀ Ari Askhara. (Sumber foto : Ist)

Advertisement

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Politisi Golkar Bambang Pattijaya mendukung langkah Menteri BUMN Erick Thohir yang mencopot Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara.

Bambang menilai, kebijakan Ari Ashkara selama menjabat Direktur Garuda memang kerap merugikan dunia pariwisata. Terutama soal harga tiket pesawat yang tinggi.

"Garuda memanfaatkan situasi sejak jatuhnya pesawat Lion pada 29 Oktober 2019 untuk menaikkan harga tiket pesawat, hal ini sangat merugikan industri pariwisata," kata Bambang di Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

"Karena salah satu bagian terpenting dari pariwisata adalah diawali dengan bepergian/traveling, namun jika traveling mahal akan menyebabkan banyak orang menunda untuk perjalanan tersebut. Industri pariwisata anjlok sampai 60% pada periode 2018-2019," ungkapnya.

Kesalahan manajemen Garuda, kata Anggota Komisi VI ini, yang kemudian menyebabkan cost menjadi mahal, karena dibebankan pada konsumen Indonesia. Tiket pesawat jadi mahal.

Ditambah lagi, lanjut Anggota DPR Dapil Bangka Belitung ini dengan kejadian penyelundupan motor harley davidson yang dipreteli sedemikian rupa seolah-olah sparepat bekas, dan barang lainnya seperti sepeda lipat Brompton.

"Tentunya, hal itu adalah pelanggaran hukum dan penyalahgunaan wewenang selaku Dirut Garuda. Jadi saya mendukung apa yang dilakukan oleh blBapak Erick Thohir. Beliau sudah tepat dan tegas," tandasnya. (Alf)

tag: #garuda-indonesia  #dpr  #komisi-vi-dpr  #bumn  

Bagikan Berita ini :