Oleh Ahmad Syaikh pada hari Minggu, 29 Des 2019 - 19:06:09 WIB
Bagikan Berita ini :
Sebut Receh

DPRD Imbau Jakpro dan Sarana Jaya Tidak Bisnis Parkir

tscom_news_photo_1577621169.jpg
Lahan parkir (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Anggota DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman mendesak PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan PD Pembangunan Sarana Jaya untuk tak lagi mengurusi bisnis receh seperti perparkiran.

Pasalnya, pengelolaan jasa parkir bukanlah inti bisnis Jakpro dan Sarana Jaya. Oleh karena itu, dia meminta kedua perusahaan pelat merah itu untuk fokus mengelola bisnis sesuai tupoksinya.

"Sebaiknya Jakpro dan Sarana Jaya tak lagi mengurusi bisnis recehan seperti jasa parkir. Mereka harus menyerahkannya kepada perusahaan-perusahaan kecil pengeĺola parkir," katanya di Jakarta, Minggu (29/12/2019).

Anggota Komisi C ini juga mengingatkan, dasar didirikannya Jakpro dan Sarana Jaya bertujuan untuk masuk ke dalam bisnis yang tidak bisa atau mampu dilakukan oleh swasta.

"Kok sekarang perusahaan daerah malah ngurusin uang recehan," tegas Prabowo.

Diketahui, PD Pembangunan Sarana Jaya mempunyai anak perusahaan PT Saranawisesa Properindo yang salah satu bidangnya adalah mengurusi parkir.

Tak jauh beda, Jakpro juga memiliki anak perusahaan bidang perparkiran yang diberi nama PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP).

"Dengan PMD (Penyertaan Modal Daerah) triliunan rupiah, kok mengelola parkir. Ini tidak layak," sebutnya.

Selain itu, beberapa waktu yang lalu Komisi C DPRD DKI Jakarta juga sudah mengeluarkan rekomendasi agar UPT Perparkiran dibubarkan.

"Komisi C meminta seluruh pengelolaan parkir di Jakarta diserahkan ke pihak swasta dengan sistem lelang murni. Sehingga terjadi peningkatan pendapatan dari sektor parkir," paparnya lebih jauh.

Sebelumnya, kedua aksi BUMD DKI, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan PD Pembangunan mendapat perhatian dari Asosiasi Pengelola Perparkiran Indonesia (Aspeparindo).

Aspeparindo menyayangkan perusahaan BUMD DKI tersebut yang ikutan berbisnis receh perparkiran, karena banyak hal yang lebih penting untuk dilakukan. (ahm)

tag: #dprd-dki  #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...