Oleh Tommy P pada hari Jumat, 07 Feb 2020 - 09:01:16 WIB
Bagikan Berita ini :

Indef : Pemerintahan Jokowi Belum Mampu Tingkatkan optimisme Perekonomian

tscom_news_photo_1581040876.jpg
(Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak mampu meningkatkan optimisme perekonomian. Hal itu dibuktikan dengan capaianpertumbuhan ekonomiIndonesia pada kuartal IV 2019 hanya sebesar 4,97 persen

Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto mengatakan, tumbuhnya ekonomi Indonesia pada periode itu yang hanya sebesar 4,97 persen, menjadi yang terendah sejak periode yang sama pada 2016 sebesar 4,94 persen.

Padahal, secara siklus, kuartal IV adalahperiode yang sering memberi harapan bagi akselerasi perekonomian. Itu karena adanya perayaan hari besar keagamaan yaitu Natal dan libur akhir tahun yang bisa dorong konsumsi domestik.

"Setiap kuartal IV pertumbuhan ekonomi kita bisa di atas lima persen cuma kali ini sudah di bawah lima persen," kata dia satu diskusi di ITS Tower, Jakarta, Kamis, (6/2).

Dia membuktikan, pada kuartal IV 2017, ekonomi tumbuh sebesar 5,19 persendan kuartal IV 2018 sebesar 5,18 persen. Bahkan dalam 20 tahun terakhir, dikatakannya ekonomi kuartal IV tumbuh di atas lima persen.

"Dan kalau saya sempat hitung 20 tahun terakhir hanya lima kali kuartal IV kita tumbuh di bawah lima persen, yakni 2001, 2002, 2003 dan dua kali di periode Pak Jokowi yakni 2016 dan 2019," ujar dia.

Turunnya pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2019di bawah lima persen itu, dikatakannya menggambarkan semakin beratnya persoalan ekonomi. Optimisme pebisnis bahkan meredup ditandai turunnya indeks tendensi bisnis di Desember 2019 di posisi 104,82 setelah di Desmeber 105,33 dan Juni 108,81.

"Hadirnya kabinet baru yang hingga akhir 2019, berarti telah bekerja dua bulan lebih ternyata belum mampu membuat berbagai gebrakan yang dapat menyulut optimisme perekonomian."

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...