Berita

Ini Kata Nasdem Jika PAN Bergabung ke Pemerintah

Oleh Givary AprimanĀ  pada hari Jumat, 14 Feb 2020 - 17:52:34 WIB

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1581677554.jpg

Tobas Politikus Nasdem (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Politikus Nasdem Taufik Basari menilai ada kejanggungan jika Partai Amanat Nasional (PAN) merapat ke pemerintah Jokowi-Maruf Amin. Pasalnya, saat kampanye pilpres 2019, PAN tidak berada di koalisi Jokowi bahkan saat kampanye kemarin menyatakan kalau pemerintahan Jokowi itu tidak berhasil.

"Tentu akan terjadi kecanggungan (bila PAN bergabung ke Pemerintah), kemarin saat kampanye saja menyatakan kalau pemerintah tidak berhasil, tidak berprestasi dan sebagainya, lalu berbalik mempetahankan argumentasi keberhasilan pemerintah," ujar Taufik Basari melalui pesan singkatnya saat dihubungi TeropongSenayan, Jumat (14/2/2020).

Politikus yang akrab disapa Tobas ini menyebut bila nanti jadi bergabung ke pemerintah tentu itu merupakan hak Partai berlambang matahari tersebut.

"Tentu pilihan bergabung ke pemerintah atau tidak, itu menjadi haknya PAN," sebutnya.

Namun, Anggota DPR RI Komisi III DPR RI tersebut sangat menyayangkan bila PAN bergabung ke pemerintah sebab diperlukan juga partai di luar pemerintahan untuk terus mengawal pemerintah sebagai oposisi.

"Akan sangat disayangkan jika tidak ada partai yang menempatkan diri sebagai “oposisi” karena supaya terjadi keseimbangan di dalam dan di luar (pemerintahan)," ujarnya.

Beberapa waktu lalu dalam penutupan Kongres PAN di Kendari, Zulhas pernah mengatakan kalau menjadi oposisi akan sangat merugikan partainya.

"Kalau oposisi itu sudah diambil tagline-nya oleh teman kita yaitu PKS. Kalau kita ikut masuk ke situ, itu akan sangat merugikan kita,” ujar Zulhas dalam sambutannya di Kongres Pan beberapa waktu lalu. (Al)

tag: #  
Advertisement

Bagikan Berita ini :

Aplikasi TeropongSenayan.com

Advertisement

JakOne Samsat

Advertisement