Oleh Givary Apriman pada hari Rabu, 26 Feb 2020 - 10:56:11 WIB
Bagikan Berita ini :

Saling Sindir Demokrat-Gerindra Soal Elektabilitas Prabowo Di 2024

tscom_news_photo_1582689371.jpg
Prabowo Subianto (tenga) bersama Puan dan Mega (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Survei Indo Barometer menyebutkan kalau elektabilitas Prabowo Subianto menjadi yang paling tinggi untuk Pilpres 2024.


Mengenai hal tersebut, terjadi saling sindir menyindir antara Partai Demokrat dan Partai Gerindra.

Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai meski Prabowo mempunyai elektabilitas paling tinggi tetapi terjadi penyusutan suara pada elektabilitas Prabowo.

"Walau elektabilitas Prabowo paling tinggi Ini gambaran penurunan dan merosotonya suara atau elektabilitas Prabowo," ujar Ferdinand dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/02/2020).

Ferdinand yang pada pilpres 2019 lalu sangat mendukung Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden menyebutkan sangat wajar kalau kini Prabowo menjadi kandidat terkuat karena sudah kalah dalam 2 kali pemilihan presiden.

"Ya kan sebagai mantan capres yang kalah 2 kali dengan suara 45%, wajar kalau saat ini nama Prabowo Subianto menjadi kandidat terkuat, tapi kalau dilihat dari angkanya yang hanya 22,5% itu kan terjadi penurunan daru pilpres kemarin," ungkapnya.

Teropong Juga: Peluang Duet Puan Dengan Prabowo di Pilpres 2024.

Sementara, Ketua DPP Gerindra Desmond Junaidi Mahesa tidak ingin mengambil pusing mengenai pernyataan politisi Demokrat tersebut.

Desmond menyebut kalau Pilpres 2024 masih lama dan bisa saja betul (elektabilitas Prabowo turun).

"Tidak apa apa, bisa saja itu betul (elektabiltas prabowo turun), lagipula pilpres 2024 juga masih lama," ujar Desmond dalam pesan singkatnya, Rabu (26/02/2020).

Desmond menyinggung kalau pilpres 2024 masih lama dan menurutnya Demokrat pasti akan mencalonkan AHY untuk pilpres 2024 nanti.

Ia menambahkan dengan menyindir Partai Demokrat kalau pihaknya lebih percaya pada Megawati yang tidak ingin memaksa anak untuk maju dalam pilpres 2024, meski Puan memiliki peluang untuk maju dalam pilpres 2024.

"Karena yang pasti naik AHY kan, itu kan hal yang biasa, masa kita percaya itu, kita lebih percaya Mbak Mega (Ketum PDIP) yang jangan paksa-paksa anak untuk ikut pemilu," tandasnya.

tag: #prabowo-subianto  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement