Oleh Rihad pada hari Thursday, 05 Mar 2020 - 12:30:00 WIB
Bagikan Berita ini :

BPK Segera Umumkan Kerugian Jiwasraya, Fokus Lindungi Hak Nasabah

tscom_news_photo_1583386016.jpg
Ketua BPK Agung Firman Sampurna (Sumber foto : Youtube)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berencana mengumumkan besaran kerugian kasus Jiwasraya pekan depan. "Kami sedang berkomunikasi secara intensif dengan teman-teman Kejaksaan Agung. Sebenarnya minggu ini sudah, tetapi biar firm, jadi mungkin Senin depan," kata Ketua BPK Agung Firman Sampurna, kepada media, Rabu (4/3). BPK sendiri sudah mengetahui besaran kerugian tersebut namun menunggu saat yang tepat untuk mengumumkan.

Agung juga menjelaskan bahwa BPK tidak pernah menawarkan solusi penyuntikan dana dari pemerintah untuk menyelamatkan Jiwasraya. "Kami tidak pernah menyampaikan baik secara tersirat atau tersurat harus ada suntikan modal. Apa yang dilakukan Kejagung dan BPK adalah melindungi hak-hak nasabah," ujar Agung.

TeropongJuga:

Heboh di Masyarakat, OJK Anggap Kasus Jiwasraya Berdampak Kecil

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di depan DPR pernah menyampaikan 3 alternatif untuk mengatasi kasus Jiwasraya. Opsi A beruos Bail In, yakni dengan menggunakan dana dari pemilik saham Jiwasraya. Pertimbangannya, dapat dilakukan pembayaran penuh maupun sebagian. Namun ada risiko hukum (gugatan) jika dibayar sebagian.

Opsi B berupa Bail Out, yakni dukungan dana dari pemerintah. Pertimbangannya, opsi bailout dapat dilakukan kepada Jiwasraya karena belum ada peraturan terkait baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun KSSK. Sedangkan Opsi C berupa likuidasi, pembubaran perusahaan. Pertimbangannya, harus dilakukan melalui OJK. Namun opsi ini memiliki dampak sosial dan politik yang signifikan.

Sementara itu, Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah seusai bertemu dengan pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rabu (4/3/2020) mengatakan yakin bahwa dari alat-alat bukti yang dihimpun penyidik, bahwa memang Jiwasraya sudah direncanakan untuk dibobol.

Ia belum mau mengungkapkan kerugian negara akibat kasus tersebut. Penghitungan kerugian negara itu dilakukan oleh BPK.

tag: #bpk  #jiwasraya  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Bisnis

India Kembali Impor Kelapa Sawit Dari Malaysia

Oleh Aries Kelana
pada hari Senin, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Setelah sempat terjadi ketegangan dalam perdagangannya dengan Malaysia selama 4 bulan, India kembali membeli kelapa sawit dari Malaysia. India bersedia membeli ...
Bisnis

HIPPI Jakarta Apresiasi Komitmen Menteri BUMN Memberdayakan UMKM

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Terobosan Menteri BUMN yang akan menggandeng pelaku usaha UMKM untuk menggarap berbagai proyek Pemerintah dan swasta dalam negeri patut diapresiasi. "Ini merupakan ...