Oleh Aries Kelana pada hari Selasa, 10 Mar 2020 - 16:09:44 WIB
Bagikan Berita ini :

Presiden Cina Kunjungi Wuhan, Ingin Tunjukkan Keberhasilan Penanganan COVID-19

tscom_news_photo_1583831384.jpg
Xi Jinping (Sumber foto : Istimewa)

Jakarta (TEROPONGSENAYAN) – Pertumbuhan kasys COVID-19 telah melambat. Selasa (10/3/2020) dilaporkan hanya ada 49 kasus baru korban serangan virus Corona di Wuhan. Presiden Cina Xi Jinping oun memberanikan diri mengunjungi Wuhan yang selama ini menjadi asal penyebaran wabah mematikan itu.

Ini pertama kali petinggi negeri Tirai Bambu ini mengunjungi kota tersebut, sejak wabah itu muncul dan menyebar di akhir Desember 2019.

Selama di Wuhan, menurut kantor berita milik pemerintah Xinhua, Jinping akan mengunjungi dan menemui sejumlah pekerja medis, perwira militer dan tentara, pekerja masyarakat, petugas polisi, pejabat dan sukarelawan yang telah memerangi epidemi di garis depan, serta pasien dan penduduk.

Teropong Juga: Kasus COVID-19 Meningkat Tajam di AS, Senat Setuju Gelontorkan Dana US$8,3 Miliar.

“Dia ada di sana untuk menuai panen. Keberadaannya di sana berarti PKC (Partai Komunis China) dapat segera mengumumkan kemenangan melawan virus, ”kata Profesor Zhang Ming, pengamat dari Universitas Renmin, Beijing, dalam situs reuters.com.

"Jelas bahwa Xi tidak mungkin mengunjungi Wuhan lebih awal karena risiko dia tertular virus pada awalnya terlalu tinggi," sambung Ming.

Kedatangan Jinping menunjukkan bahwa Beijing telah berhasil mengendalikan penyebaran COVID-19. Padahal di beberapa negara lain, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan, telah terjadi.

Italia misalnya, jumlah kasus positif COVID-19 telah mencapai lebih dari 9.172 orang, dengan 463 orang meninggal dunia dengan jumlahnya terus meningkat. Kemudian, Iran mencatat 7.161 kasus infeksi COVID-19, dan 237 orang tewas.

Lantas, di Korea Selatan terdapat 7.300 kasus dengan 50 orang meregang nyawa. Namun di negeri ginseng ini mulai terjadi perlambatan kasus baru.

tag: #corona  #cina  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

Anies Tak Ingin Ada Gelombang Kedua Covid-19 di DKI

Oleh Rihad
pada hari Monday, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan arus warga  ke luar-masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta di masa perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan ...
Berita

Tradisi Balon Udara Berbahaya Bagi Penerbangan, Pelanggarnya Bisa Didenda Rp 500 Juta

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tradisi menerbangkan balon udara sangat berbahaya. Jika sampai terbang tak terkendali, balon udara bisa membahayakan penerbangan. Bayangkan, sebuah balon udara berukuran ...