Oleh windarto pada hari Rabu, 18 Mar 2020 - 07:38:35 WIB
Bagikan Berita ini :

2.500 Orang Hadiri Pesta Bona Taon Tambunan Pagaraji Se Jabodetabek

tscom_news_photo_1584491915.jpg
(Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Syukuran awal tahun (Pesta Bona Taon) Keluarga Besar Tambunan Pagaraji Se-Jabodetabek yang digelar di Gedung Mulia Raja, Kebon Nanas, Jakarta Timur, Minggu (15/2/20) berjalan hikmat dan lancar.

Sebanyak 2500 orang menghadiri acara yang digelar rutin dalam kurun waktu 2 tahun sekali tersebut.

“Kami mengucap syukur kepada Tuhan, Pesta Partangiangan Bona Taon Tambunan Pagaraji dohot Boruna Se Jabodetabek tahun 2020 berjalan lancar. Padahal tahun ini diselenggarakan ditengah keprihatinan atas bencana banjir yang melanda Jabodetabek sejak awal tahun 2020 serta serta mewabahnya virus corona,” ujar Frans Marganda Tambunan Ketua Panitia Bona Taon 2020.

Mewakili seluruh panitia, Frans mengucapkan turut bersimpati untuk seluruh keluarga besar Pomparan Tambunan Pagaraji yang terkena musibah banjir.

“Kiranya semua kejadian tersebut lebih mendekatkan diri kita ke Tuhan Kita Yesus Kristus,” tutur Frans

Di hari ini kita semua juga diguncang ketakukatn atas wabah virus corona (covid-19) yang tidak hanya mengancam jiwa namun juga mengancam kondisi perekonomian dunia.

“Di saat-saat inilah patutlah kita berlindung dalam naungan sayap yang Maha Kuasa dan memegang teguh Janjinya seperti yang di janjikan Firman Nya dalam Mazmur 91:5-11,” jelas Frans.

Dikatakan Frans pada kesempatan yang berbahagia di acara ini, kami juga bersyukur bahwa Amang, inang dan seluruh keluarga telah hadir dari seluruh pelosok Jakarta, Bogor, Tanggerang, Bekasi dan sekitarnya.

“Ini menunjukkan kerinduan kita untuk bertemu bersekutu dengan keluarga besar Pomparan Tambunan Pagaraji lainnya,” cetus Frans.

Pesta Bona Taon Tambunan Pagaraji harus dimaknai sebagai panggilan beribadah dan ucapan syukur dimana Pomparan Tambunan Pagaraji diajak untuk menyatukan doa, bersyukur atas berkat yang telah diberikan di tahun yang lampau, berdoa memohonkan perlindungan dan penyertaan di tahun 2020, dan membaharui ketaatan kepada firman-Nya.

“Jangan lupa Pomparan Tambunan Pagaraji itu mengaku bahwa hidupnya sangat tergantung belas kasih dan kemurahan Allah, bukan kepada kehebatan dan kepintaran diri kita semata. Ini sekaligus pengakuan bahwa kita tidak akan berhasil jika tidak disertai dan diberkati Allah,” papar Frans.

Selain itu, Pesta Bona Taon Tambunan Pagaraji juga merupakan peneguhan ulang persaudaraan dan kekeluargaan. Kehidupan kota besar modern membuat banyak orang termasuk orang-orang batak terpencar dan tenggelam dalam kesibukannya. Di tengah keramaian dan hiruk-pikuk kota Jabodetabek seringkali kita merasa sepi, sendiri dan terasing.

Melalui acara Bona Taon Pomparan Tambunan Pagaraji menemukan dirinya tidak sendirian namun memiliki keluarga, sanak dan saudara. Persaudaraan bersaudara dan berkeluarga, memiliki-dimiliki, disayang dan menyangi itu sangat membahagiakan serta menguatkan ditengah kenyataan hidup yang keras ini.

“Pagi Amang Inang yang berusia 40 tahun ke atas, Bona Taon ini menjadi reuni dan ajang nostalgia yang mengharukan antar orang-orang yang merasa bertalian darah namun karena keadaan sangat jarang bisa bertemu. Bagi keluarga muda berusia 30-40 tahun menjadi wadah untuk memperdalam silaturahmi dan pengenalan budaya dan adat batak khususnya didalam kekerabatan Tambunan pagaraji. Bagi Naposu bulung menjadi waktu untuk mengenal sesama saudara dan menegaskan identitas kebatakan ciri khasnya di tengah-tengah kebhinekaan Indonesia. Sementara bagi Anak-anak menjadi tempat belajar mengenal akar budaya sehingga anak-anak mempunyai kesan dan memori yang baik atas acara yang namanya Bona Taon,” tandas Frans.

Singkatnya lanjut Frans, Pomparan Tambunan Pagaraji Se Jabodetabek menjadikan ajang Bona Taon ini sebagai wadah komitmen untuk bertekad maju sebagai suku bangsa yang berdaya saing dan kompetitif dalam era modern dan globalisasi saat ini, oleh karena itu kita harus mendorong dan mendidik anak-anak kita dengan pendidikan sains yang baik dan pembekalan nilai-nilai agama agar anak-anak kita menjadi insan yang terdidik dan menjadi calon pemimpin dan pembaharu bangsa.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Lainnya
Ragam

Anggota Fraksi Gerindra Sambut Baik Diluncurkannya Warung Parlemen 

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Tuesday, 02 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Anggota Fraksi Gerindra di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rahmat Muhajirin, mengapresiasi diluncurkannya program Warung Parlemen (Tserap Aspirasi) yang digagas media ...
Ragam

7 Hari Pasca Kerusuhan,  142.441 WNI di AS Aman

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kuasa Usaha Ad-Interim/Wakil Duta Besar RI untuk AS Iwan Freddy Hari Susanto mengatakan, seluruh WNI di AS yang berjumlah 142.441 orang saat ini berada dalam kondisi aman ...