Bisnis
Oleh Rihad pada hari Wednesday, 18 Mar 2020 - 09:00:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Gojek Dapat Suntikan Rp 18 triliun, Benarkah untuk Merger dengan Grab?

tscom_news_photo_1584496138.jpg
Gojek (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Di tengah berkecamuknya wabah virus Corona, Gojek justru mendapat berkah besar. Seperti dilaporkan sebuah media bisnis internasional, Gojek dikabarkan mendapatkan suntikan dana USD1,2 miliar atau Rp 18 Triliun dengan nilai tukar Rp15.000. Hingga saat ini belum dijelaskan siapa pemasok dana tersebut. Bloomberg memperkirakan pasokan dana baru bagi gojek berasal dari Amazon.com salah satu perusahaan yang sempat bernegosiasi dengan perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim tersebut.

Penggunaan dana ini masih simpang siur. Kemungkinan besar adalah untuk memperkuat diri dalam rangka bersaing dengan kompetitor terberatnya, Grab, perusahaan asal Singapura. Bahkan ada isu bahwa Gojek akan merger dengan Grab. Tetapi pihak Gojek beberapa waktu lalu membantah rencana tersebut.

Pendanaan baru Gojek menandai salah satu kesepakatan terbesar yang muncul sejak wabah Corona meletus di Cina pada Januari lalu.

Gojek dan Grab merupakan dua startup paling bernilai di Asia Tenggara. Dengan lebih banyak uang akan memungkinkan Gojek untuk bernegosiasi sekiranya memutuskan untuk merger.

Baik Gojek dan Grab telah menghabiskan banyak dana untuk mengembangkan investasi di luar transportasi seperti pengiriman makanan dan pembayaran. Gojek dan Grab telah berubah menjadi aplikasi pelayanan yang meliputi berbagai macam aspek termasuk pengantaran makanan yang semakin trend di Indonesia.

Keduanya sedang konsolidasi untuk masa depan bisnis mereka yang lebih sehat. Kabar tentang rencana merger kedua perusahaan ini memang santer namun baik pemerintah Indonesia maupun Singapura cenderung menolak rencana tersebut untuk menjaga persaingan bisnis yang sehat.

Gojek, yang didukung oleh Google, Tencent Holdings Ltd. dan Temasek Holdings Pte, akan menggunakan uang tunai baru untuk mengembangkan bisnis. Startup yang berdiri 2015 itu sekarang juga menawarkan sejumlah layanan berdasarkan permintaan lainnya seperti pembersihan rumah dan pengiriman obat-obatan, yang bernilai $ 10 miliar menurut CB Insights.

tag: #gojek  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Harga Emas Hari Ini, Sabtu 17 April 2021, Melonjak Lagi!

Oleh Ariful Hakim
pada hari Sabtu, 17 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada hari ini, Sabtu (17/4/21), terpantau menguat dibandingkan dengan harga kemarin. Berdasarkan informasi pada laman ...
Bisnis

BI Umumkan Utang Indonesia Naik Lagi, Anggota DPR: Over Borrowing

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri Indonesia sebesar 422,6 miliar dolar AS atau tumbuh 4 persen (yoy) pada Februari 2021, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ...