Oleh Sahlan_ake pada hari Selasa, 24 Mar 2020 - 11:10:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Dukung Penguatan dan Kerjasama Riset Covid-19, PDIP: Bukan Saatnya Saling Menyalahkan

tscom_news_photo_1585023018.jpg
Ketum PDIP Megawati tengah, Prananda Prabowo Kanan, Jokowi kiri (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI-P, M Prananda Prabowo memberi perhatian khusus terkait dampak virus corona (Covid-19) yang mulai masif di Indonesia. Menurut dia, dalam menanggulangi wabah corona semua pihak harus bersatu, demi penanganan yang lebih komprehensif, terarah, terukur dan cepat.

Hal ini diperlukan pendeteksian dan penanganan yang lebih terintegrasi dan komprehensif antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

“Bukan saatnya untuk saling menyalahkan. Perlu dukungan dari seluruh elemen bangsa untuk saling bahu membahu dan menguatkan. Persatuan seluruh kompenen bangsa syarat mutlak bagi Indonesia untuk mampu menghadapi dan menemukan solusi dari segala persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menghadapi Covid-19,” kata Prananda, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Dikatakan dia, pandemi Covid-19 beserta implikasinya telah berdampak terhadap berbagai bidang kehidupan, baik politik, ekonomi, maupun sosial dalam bingkai kepentingan dan keselamatan nasional, termasuk dalam percaturan geo-politik dan geo-ekonomi.

Berdasarkan hasil kajian dan analisa yang telah dilakukan oleh Pusat Analisa dan Pengendali Situasi Partai PDI Perjuangan, Rapat Pleno DPP PDI Perjuangan, 18 Maret 2020, memutuskan beberapa hal terkait corona.

Berikut pernyataan sikap PDI-P selengkapnya:
1. mendeklarasikan Gerakan
#GotongRoyongPancasilaHadapiCorona
#GotongRoyongNasionalHadapiCovid-19

2. mendukung Pemerintah melibatkan para ahli dan pakar di bidang kesehatan dan kedokteran dari seluruh Perguruan Tinggi, dan mengoptimalkan peran Riset di Perguruan Tinggi dan lembaga riset negara, seperti LIPI dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman atau Lembaga Eijkman dan Bio Farma (sebagai BUMN yang melakukan riset dan memproduksi vaksin di Indonesia) untuk menyusun strategi dan rencana aksi yang lebih komprehensif dalam penanganan Covid-19 yang terencana, terukur, terarah, tepat sasaran dan tepat guna.

3. mengapresiasi dan mendukung Pemerintah untuk terus mengintensifkan kerjasama internasional dalam semangat persaudaraan dan solidaritas, terutama dengan negara-negara yang terdampak Covid-19, melalui:
a. kerjasama di Bidang Riset IPTEK Kesehatan (termasuk riset kedokteran, kefarmasian dan obat-obatan tradisional)
b. kerjasama di bidang ekonomi dan pertahanan untuk mencari solusi dan menghadapi bersama dampak ekonomi akibat Covid-19

4. mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pemerintah dan mendukung Pemerintah untuk:

a. mengerahkan segala daya upaya, terutama penyiapan dan penguatan fasilitas kesehatan dan SDM Kesehatan di Posyandu, Puskesmas dan RSUD, serta menjamin ketersediaan dan akses masyarakat di antaranya terhadap masker, hand sanitizer, dan disinfektan.

b. merumuskan strategi pengamanan ketersediaan pasokan dan distribusi pangan nasional ke seluruh wilayah tanah air, sebagai langkah antisipatif terhadap dampak Covid-19 terkait jaminan ketersediaan akses masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok, dengan mengoptimalkan peran BULOG yang dintergrasikan dan disinergikan dengan BUMN transportasi darat, laut, dan udara dalam satu kesatuan sistem logistik nasional.

c. mengarahkan Kementerian BUMN dan Kementerian Perindutrian untuk mengonsolidasikan CSR BUMN dan industri swasta, diarahkan pada pendanaan penyiapan dan penguatan fasilitas dan SDM kesehatan di seluruh tanah air dalam menghadapi Covid-19.
Pada kesempatan ini, saya sampaikan pula arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, kepada seluruh Tiga Pilar Partai (kader di struktur Partai, legislatif dan eksekutif) untuk:

1. pro aktif membantu warga masyarakat, termasuk membantu menyebarkan brosur dari Ibu Ketua Umum yang berisi informasi terkait virus corona, cara menghindari dan penanganannya.
2. Pilar eksekutif dan legislatif solid bergerak mendorong dan melahirkan kebijakan, program dan anggaran yang terencana, terukur dan terarah untuk menghadapi Covid-19, termasuk dalam mengantisipasi dan menangani dampak sosial, ekonomi, serta pertahanan dan keamanan tanah air.

3. Pilar struktur segera mengaktifkan Badan Penanggulangan Bencana Partai (BAGUNA PDI Perjuangan) di semua tingkatan dan melaksanakan program-program Partai terkait Covid-19, yang akan dikoordinasikan oleh Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, yaitu: Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana.
Arahan resmi Ketua Umum PDI Perjuangan disampaikan melalui surat Instruksi Partai 20 Maret 2020 kepada Tiga Pilar Partai di semua tingkatan untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.

tag: #pdip  #corona  #jokowi  #megawati-soekarnoputri  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

Ini Fakta Penularan Virus Corona di Jatim yang Bikin Jokowi Prihatin

Oleh Rihad
pada hari Thursday, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Penularan Covid 19 di Jawa Timur memprihatinkan. Presiden Joko Widodo memerintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk meningkatkan penanganan wabah COVID-19 di Jawa ...
Berita

Gorontalo Segera Terapkan Kehidupan New Normal, Begini Gambarannya.

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Empat provinsi yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), termasuk Gorontalo siap memasuki era baru. Penerapan New Normal menghadapi Coronavirus Disease 2019 ...