Oleh Aries Kelana pada hari Kamis, 26 Mar 2020 - 13:40:33 WIB
Bagikan Berita ini :

Senat AS Dukung Paket Stimulus Trump US$2 T Untuk Atasi Dampak Ekonomi COVID-19

tscom_news_photo_1585204833.jpg
Bursa saham di AS (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – paket stimulus yang disodorkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada Senat tidak mendapat hambatan berarti. Anggota Senat dengan suara 96-0 mendukung paket itu menjadi undang-undang itu, pada sidang yang dikutip reuters.com (26/4/2020). Namun keputusan itu masih menunggu keputusan Kongres yang akan bersidang Jumat mendatang.

Begitu mendapat kabar tersebut, Presiden Trump menyambut gembira. "Saya akan segera menandatanganinya," kata Trump kepada wartawan.

Jika pada sidang nanti Kongres juga memberi lampu hijau, maka ini merupakan paket penyelamatan ekonomi yang terbesar yang disahkan Kongres. Nilai itu sudah termasuk stimulus US$ 500 miliar untuk membantu industri yang terpukul dan bantuan langsung tunai sebesar US$3.000 kepada masing-masing keluarga di negeri Paman Sam.

Virus Corona sudah menewaskan lebih dari 900 orang dan menulari lebih dari 60.000 orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun memperingatkan bahwa AS bakal jadi pusat pandemi COVID terbesar di dunia.

Tak hanya itu, dampak ekonomi luar biasa, banyak warga AS terancam kehilangan pekerjaan setelah sejumlah perusahaan memutuskan untuk menghentikan kegiatannya. Harga saham di sana juga jeblok.

tag: #amerika-serikat  #corona  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...