Oleh Givari Apriman pada hari Kamis, 26 Mar 2020 - 17:11:22 WIB
Bagikan Berita ini :

BPK Tidak Permasalahkan Bila Pemerintah Akan Melakukan Realokasi Anggaran APBN

tscom_news_photo_1585217482.jpeg
Agung Firman Sampurna Ketua BPK RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak mempermasalahkan bila pemerintah akan melakukan realolasi anggaran dalam APBN.

Seperti yang diketahui pemerintah berencana melakukan realokasi untuk penanganan kesehatan dan pemberian jaminan sosial dan insentif ekonomi UMKM untuk penanganan wabah virus corona.

"Pimpinan BPK menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah untuk mengambil keputusan terkait pengalihan anggaran dalam kondisi pandemi seperti saat ini," imbuh Ketua BPK Agung Firman Sampurna melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (26/03/2020).

Agung mengatakan pengalihan realokasi anggaran dapat dialihkan dengan menggunakan landasan hukum baru, yaitu dengan menerbitkan Perppu baru.

"Pengalihan anggaran bisa menggunakan APBN 2020 atau dengan Perppu APBN 2020," katanya.

BPK sudah melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan melalui telekonferensi untuk membahas dampak pandemi COVID-19 pada pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP).

Pada pertemuan tersebut membahas pula tentang revisi APBN 2020 terkait penanganan kesehatan, serta pemberian jaminan sosial dan insentif ekonomi untuk UMKM bagi penanganan wabah virus corona supaya tidak semakin meluas.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan melalui keterangan tertulisnya pada pertemuan tersebut bertujuan melakukan konsultasi dengan BPK dan menciptakan prinsip tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel dapat terjaga dengan baik sehingga tidak terjadi pelanggaran hukum.

"Seharusnya bisa selesai dalam kurun waktu tiga bulan, Maret, April, Mei, karena menurut UU harus selesai Mei. Tetapi karena mereka tidak mampu melakukan kunjungan lapangan dan semuanya WFH, maka kemungkinan proses audit akan lebih panjang," pungkas Sri Mulyani. (Bng)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

Eks Kontributor Playboy Dipilih Jadi Dirut TVRI, HNW: Tak Sesuai Etika Kehidupan Berbangsa

Oleh Bachtiar
pada hari Jumat, 29 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA mengkritik keputusan Dewan Pengawas Televisi Republik Indonesia (Dewas ...
Berita

Mantan Wartawan Majalah Dewasa yang Pimpin TVRI Dinilai Tak Patuhi Etika 

JAKRTA (TEROPONGSENAYAN) -- Siapa yang menyangka bahwa TV nasional seperti TVRI harus dipimpin oleh seorang mantan wartawan majalah dewasa Playboy. TVRI yang memiliki fungsi mencerdaskan bangsa dalam ...