Oleh Sahlan_ake pada hari Selasa, 31 Mar 2020 - 21:58:07 WIB
Bagikan Berita ini :

Maruf Amin Ungkap Alasan Jokowi Lebih Memilih PSBB dari Pada Lockdown

tscom_news_photo_1585666687.jpg
Maruf Amin Wakil Presiden (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Presiden Maruf Amin menjelaskan alasan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memilih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari pada melakukanlockdowndalam menangani virus Corona (COVID-19). Maruf menyebut pemerintah tidak ingin terjadi persoalan seperti di India.

"Kita tidak ingin terjadi seperti di India, sampai terjadi penumpukan massa yang besar karena adanyalockdownyang tidak dipersiapkan, yang tidak terkoordinasi dengan baik," ujar Ma"ruf dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2020).

Mantan Ketua Umum MUI ini mengatakan, keputusan pemerintah ini sudah diperhitungkan secara matang.

"Ini memang sudah pertimbangannya semua aspek, bukan hanya dari satu aspek. Tapi juga akibat-akibatnya tetap ditanggulangi, seperti bantuan sosial kepada mereka yang terdampak," ucapnya.

Selain itu, Ma"ruf menyebut keputusan penerapan PSBB ini sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Hal ini juga disebut agar masih dapat dimungkinkannya pergerakan pengembangan ekonomi.

"Kenapa ini dipilih, karena ini yang sesuai dengan UU yang ada. Kedua sifatnya kan moderat yang masih memungkinkan terjadinya pergerakan untuk pengembangan ekonomi yang supaya tidak sama sekali tertutup," kata Ma"ruf.

Pemerintah Indonesia mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp405,1 triliun untuk mengendalikan penyebaran virus corona (SARS-CoV-2) di Indonesia. Anggaran tersebut juga digunakan untuk meredam dampak ekonomi dari pandemi virus tersebut.

Jokowi menjabarkan bahwa Rp75 triliun dari anggaran itu akan dialokasikan untuk belanja bidang kesehatan. Sebanyak Rp110 triliun untuk perlindungan sosial atau bantuan sosial. Kemudian Rp70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat.

“Sebesar Rp150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional termasuk restrukturisasi kredit serta penjaminan pembiayaan dunia usaha, terutama usaha mikro, usaka kecil, dan usaha menengah,” kata Jokowi melaluivideo conferencedari Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/3/2020).

tag: #virus-corona  #maruf-amin  #jokowi  #anies-baswedan  #relawananies  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

PSI Minta Jokowi Rombak Para Menteri, Pengamat: Partai Pendukung Mulai Tak Puas

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYA) --Pengamat Ilmu pemerintahan Gde Siriana menilai hal yang wajar adanya permintaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar Presiden Joko Widodo melakukan ...
Berita

WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Meningkat

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Jumlah kasus positif Covid-19 Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri meningkat. Hingga Senin (25/5) terdapat 872  WNI terkonfirmasi dan 48 orang di antaranya ...