Berita
Oleh Rihad pada hari Sunday, 05 Apr 2020 - 08:00:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Berbeda dengan Anjuran Menkes, Mengapa Kini Para Gubernur Perintahkan Warganya Pakai Masker?

tscom_news_photo_1586043842.jpg
Anies Baswedan (Sumber foto : Antara)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Awal pandemi virus corona COVID-19, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan masker hanya untuk orang sakit atau orang yang merawat orang sakit. Tapi belakangan, hampir semua pejabat baik dil pusat maupun Gubernur memerintahkan warga pakai masker kalau di luar rumah. Meski masker kain buatan sendiri pun masih oke.

Gubernur DKI Anies Baswedan memerintahkan warga memakai masker, bahkan akan disediakan masker gratis. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga memborong masker kain untuk warganya.

Perubahan ini rupanya terkait dengan perkembangan terbaru virus Corona yang bisa menjangkiti orang tanpa gejala. Sehingga perintah untuk memakai masker hanya untuk yang sakit seperti yang dulu didengungkan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto tidak berlaku lagi. Karena kadang orang yang terpapar virus pun tidak mengetahui kalau di dalam tubuhnya mengandung COVID-19.

Nyatanya pakar virus dunia juga mulai menganggap memakai masker sangat berguna.

"Kami bisa melihat situasi pemakaian masker, yang dibuat sendiri di rumah atau masker kain, di tingkat komunitas dapat membantu respons keseluruhan terkait penyakit ini," kata salah satu direktur eksekutif WHO, Dr Michael Ryan, seperti dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (4/4/2020).

"Kami mendukung pemerintah yang ingin menerapkan penggunaan masker secara terukur dan memasukkannya dalam strategi komprehensif pengendalian penyakit," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan para ahli WHO akan meninjau ulang rekomendasi pemakaian masker karena bukti studi terbaru yang melihat jarak aman saat seseorang bersin. Studi oleh peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) menemukan bahwa saat seseorang bersin, percikan liur atau droplet yang dihasilkan bisa meluncur sampai delapan meter. Selain itu partikel yang dihasilkan juga memiliki berbagai macam ukuran.

Peneliti mengatakan masker tidak akan terlalu berfungsi melindungi seseorang dari partikel droplet yang kecil. Namun demikian masker tetap bermanfaat karena dapat menghalau momentum "awan" droplet.

"Kami terus melanjutkan studi terkait bukti manfaat penggunaan masker... WHO akan terus mengumpulkan bukti yang ada dan mengevaluasi potensi pemakaian masker yang lebih luas untuk mengendalikan COVID-19 pada tingkat komunitas," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus beberapa hari lalu.

Pemakaian Masker Tetap Berguna

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan pentingnya masyarakat tetap menggunakan alat pelindung diri (APD), salah satunya masker.

Rekomendasi ini bertujuan memberikan perlindungan kepada masyarakat serta sebagai upaya pencegahan Covid-19. Penggunaan masker berlaku bagi masyarakat umum yang sehat maupun yang memiliki gejala penyakit.

“Untuk kegiatan sehari-hari masyarakat, misalnya untuk di tempat kerja, berbelanja atau mengendarai motor bisa menggunakan masker kain atau masker bedah sebanyak dua lapis,” kata Wiku dalam keterangan persnya, Sabtu (4/4) pagi.

Rekomendasi itu berbeda bagi mereka yang memiliki gejala sakit seperti batuk, bersin-bersin, hidung berair. Wiku merekomendasikan untuk menambah penggunaan masker. “Untuk mereka (yang sakit) disarankan menggunakan masker sebanyak tiga ply (tiga lapis),” ujar Wiku.


tag: #corona  #masker  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Ingin Berobat dan Mengurus Pesantren, Bupati Bener Meriah Mundur

Oleh Rihad
pada hari Sunday, 24 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Tgk Sarkawi menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Bupati Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, yang diumumkan kepada masyarakat pada saat pelaksanaan ibadah ...
Berita

Pasien yang Lolos dari Wisma Atlet Ditemukan di Tasikmalaya Sedang Naik Motor

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Tim gabungan berhasil mengevakuasi pasien positif COVID-19, Kamis 21 Mei 2020  pukul 01.15 WIB. Kejadiannyai  berada di cek poin Pos Pengamanan Operasi Ketupat ...