Oleh Rihad pada hari Jumat, 15 Mei 2020 - 23:03:27 WIB
Bagikan Berita ini :

Indonesia Belum Turunkan Harga BBM, KPPU Curiga Ada Monopoli

tscom_news_photo_1589558784.jpg
SPBU (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Di tengah merosotnya harga minyak dunia, harga BBM non subsidi di Indonesia tak menurun. Ada apa? Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sedang menyelidiki

dugaan penetapan harga jual eceran BBM oleh lima pelaku usaha di sektor tersebut.

"Saat ini KPPU telah mengantongi satu jenis alat bukti yang menjadi dasar penegakan hukum tersebut," ujar Juru Bicara KPPU Guntur Saragih dal keterangan resmi, Jumat (15/5).

Penetapan harga tersebut dinilai melanggar pasal 5 Undang Undang (UU) nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan

.

Sebelumnya pemerintah telah mengatur tata cara penetapan harga jual eceran BBM. Aturan tersebut dinilai tepat mengingat adanya penghapusan batas minimum margin yang membuat persaingan usaha lebih baik. Tapi ada yang aneh, mengapa harga BBM non subsidi di Indonesia tidak menurun di tengah merosotnya harga minyak dunia.

"KPPU menduga terdapat koordinasi antar pelaku usaha di Indonesia secara bersama-sama untuk tidak menurunkan harga BBM non subsidinya," terang Guntur

Guntur juga menegaskan akan memperhatikan sifat struktur pasar oligopolistik. Jumlah pelaku usaha yang terbatas dinilai menimbulkan potensi pelanggaran persaingan usaha yang tinggi.

Begitu pula dengan posisi PT Pertamina (Persero) yang berpotensi munculnya fenomena price leadership. Hal itu dikarenakan perusahaan pelat merah itu menguasai 98,3% pasar BBM berdasarkan jumlah SPBU yang dimiliki.

Harga BBM di Negara Lain Sudah Turun

Berbeda dengan Indonesia, harga BBM di sejumlah negara di ASEAN telah menunjukkan penurunan. Vietnam dan Malaysia menurunkan harga BBM sekitar 38% sejak Februari 2020 lalu.

Delapan dari 10 negara anggota ASEAN sudah beberapa kali menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam dua bulan terakhir. Kebijakan tersebut menyusul penurunan harga minyak mentah di pasar global.

Mengutip data globalpetrolprices.com, kedelapan negara itu adalah Malaysia, Myanmar, Vietnam, Kamboja, Filipina, Thailand, Laos dan Singapura. Sedangkan Indonesia belum juga memangkas harga BBM sejak Februari.

Malaysia sudah enam kali menurunkan harga BBM, sejak dua bulan terakhir. Per 13 April 2020, harga bensin dengan kadar oktan 95 di Malaysia di level US$ 0,29 per liter atau Rp 4.387 per liter (kurs Rp 15.127 per dollar AS). Harga tersebut sudah melorot 39,58% sejak Januari 2020.

Singapura juga sudah memangkas harga BBM sebanyak enam kali sejak Maret hingga Mei 2020. Jika dihitung dari awal tahun hingga 4 Mei, harga bensin di Singapura sudah menyusut 12,18% menjadi US$ 1,37 per liter.

Myanmar sudah sembilan kali menurunkan harga BBM selama dua bulan terakhir. Per 4 Mei 2020, harga bensin di Myanmar di posisi US$ 0,36 per liter, atau sudah menyusut 46,27% sejak awal tahun ini.

tag: #harga-bbm  #kppu  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

Sri Mulyani Sebut Indonesia Resesi, Indef : Yang Terpenting Pemerintah Siapkan Antisipasinya

Oleh Givary Apriman
pada hari Rabu, 23 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan bahwa Indonesia akan masuk ke jurang resesi pada akhir September 2020 sebenarnya tidak terlalu penting dan sejumlah indikator data ...
Bisnis

Baru Jadi Nasabah BNI Life 10 Bulan, Ahli Waris Menerima UP Rp1.050.000.000

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT BNI Life Insurance membayarkan uang pertanggungan nasabah meninggal dunia sebesar Satu Miliar Lima Puluh Juta Rupiah. Almarhum Mulyadi telah menjadi nasabah setia BNI ...