Oleh Aries Kelana pada hari Sabtu, 16 Mei 2020 - 21:56:05 WIB
Bagikan Berita ini :

Per Juli Nanti, Penjual Produk Digital Bakal Dikenakan PPN

tscom_news_photo_1589640965.jpg
Sri Mulyani Indrawati (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Pemerintah akan mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 110% kepada perusahaan yang menjual produk digital. Perusahaan yang bakal dikenakan pajak ini antara lain, Netfliz, Spotify, dan Google Play Alphabet Inc.

Seperti dilansir channelnewsasia.com (16/5/2020), pengenaan pajak ini dikarenakan pengguna produk digital ini naik tajam, apalagi pada saat pandemi COVID-19.

membuat perusahaan-perusahaan Internet membayar bagian pajak mereka selama bertahun-tahun dan keputusan untuk mengenakan PPN diumumkan pada bulan Maret ketika Presiden Joko Widodo menguraikan langkah-langkah darurat untuk membantu negara mengatasi krisis virus corona.

Paket itu disahkan oleh DPR awal pekan ini.

Menurut sebuah penelitian oleh Google, Temasek Holdings dan Bain & Company, ekonomi Internet Indonesia adalah yang terbesar dan paling cepat berkembang di Asia Tenggara. Diperkirakan pada 2025 mencapai nilai US$ 130 miliar pada tahun 2025,

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa memberlakukan PPN pada barang-barang Internet adalah untuk memastikan pemerintah menangkap perubahan dalam pola konsumsi masyarakat ketika mereka tinggal di rumah selama pembatasan sosial berskala besar.

“Konsumen telah membeli lebih sedikit barang secara offline, tapi sebaliknya permintaan barang lewat online meningkat tajam,” kata Sri Mulyani Indrawati, tetapi permintaan barang digital telah meningkat,” ujar Sri Mulyani.

Humas Direktorat Jendral Pajak, Hestu Yoga Saksana mengatakan bahwa pihaknya telah mengetahui nama-nama perusahaan yang bakal dikenakan PPN ini, namun pihaknya tidak bersedia menyebutkan namanya.

Sementara itu, Netflix, Spotiy dan Google Play Alphabet menolak berkomentar.

tag: #sri-mulyani  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...