Oleh Alfin Pulungan pada hari Selasa, 19 Mei 2020 - 18:19:48 WIB
Bagikan Berita ini :

Minta Harga BBM Turun, Fraksi PKS DPR Layangkan Surat ke Menteri ESDM

tscom_news_photo_1589876213.jpg
Foto surat permintaan penurunan harga BBM dari fraksi PKS (Sumber foto : Dok. PKS)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR secara resmi mengirimkan surat kepada Menteri ESDM meminta agar pemerintah menurunkan harga BBM. Surat bernomor 114/EXT-FPKS/DPR-RI/V/2020 itu dibuat tanggal 16 Mei 2020 dan diterima pihak Kementerian ESDM pada 18 Mei 2020.

Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR Bidang Industri dan Pembangunan, Mulyanto, mengatakan pengiriman surat itu sebagai wujud pelaksanaan tugas DPR untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terhadap harga BBM. Ia juga menambahkan langkah ini telah sesuai dengan ketentuan UU No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD dalam tugas memperjuangkankesejahteraan rakyat.

"Ini merupakan wujud kesungguhan PKS memperjuangkan aspirasi rakyat yang minta harga BBM turun. PKS berupaya maksimal menggunakan berbagai mekanisme konstitusional agar suara rakyat diperhatikan Pemerintah," kata Mulyanto dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5).


TEROPONG JUGA:

>Harga BBM Belum Turun, Pemerintah Didesak Jelaskan Sebabnya

>Dirut Pertamina Jelaskan Mengapa Tidak Bisa Turunkan Harga BBM


Anggota komisi energi (komisi VII) DPR ini menambahkan kebijakan penurunan harga BBM sangat dinanti masyarakat dan pelaku usaha untuk meringankan beban ekonomi di tengah pandemi. Selain itu, upaya ini dilakukan untuk memenuhi rasa keadilan konsumen mengingat harga harga minyak dunia mulai turun sejak Februari 2020.

"Saat ini harga minyak dunia sudah mencapai kisaran USD 30/barel, sementara asumsi APBN 2020 adalah USD 63/barel. Karena sudah lebih dari separuh turunnya maka sangat wajar jika Pemerintah menurunkan harga BBM," jelasnya.

Sebagai perbandingan, delapan negara ASEAN, seperti Malaysia, Myanmar, Vietnam, Kamboja, Filipina, Thailand, Laos dan Singapura telah menurunkan harga BBM dalam dua bulan terakhir ini.

"Malaysia dan Singapura sudah enam kali menurunkan harga BBM. Bahkan Myanmar dalam dua bulan ini sudah sembilan kali menurunkam harga BBM," ungkap Mulyanto mengutip isi surat tersebut.

Lebih jauh legislator dari dapil Banten III ini menuturkan, sudah menjadi tugas Pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang sedang turun daya belinya. Menurutnya, pemerintah hanya perlu melakukan penyesuaian harga BBM yang sekarang memang sudah murah. Pemerintah, kata dia, tidak perlu menambah anggaran subsidi BBM.

"Tindakan ini perlu segera dilakukan agar roda perekonomian masyarakat terus bergulir, baik dalam skala besar maupun dalam lingkup UMKM," ujarnya.

tag: #harga-bbm  #esdm  #pks  #dpr  #mulyanto  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

Selesaikan 3 Proyek Raksasa dan Kantongi Penghargaan Properti, Saham Pollux Properti Melonjak

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 24 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sektor properti menjadi salah satu sektor yang paling terdampak oleh pandemi virus corona, karena penurunan daya beli masyarakat menyebabkan emiten properti kesulitan ...
Bisnis

Sri Mulyani Sebut Indonesia Resesi, Indef : Yang Terpenting Pemerintah Siapkan Antisipasinya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan bahwa Indonesia akan masuk ke jurang resesi pada akhir September 2020 sebenarnya tidak terlalu penting dan sejumlah indikator data ...