Oleh windarto pada hari Kamis, 21 Mei 2020 - 04:30:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Cegah Sebaran COVID-19, BNI Gelar 30.000 Tes Swab Gratis

tscom_news_photo_1590010252.jpg
Menteri BUMN Erick Thohir menghadiri penyeran bantuan sosial BNI untuk pelaksanaan tes swab dalam menekan penyebaran wabah COVID-19 di Jakarta, Rabu (20/5/2020) (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengadakan tes swab gratis kepada 30 ribu orang sebagai bentuk kontribusi dalam mendeteksi dan menekan penyebaran wabah COVID-19.

“Ini langkah kami untuk membantu percepatan deteksi pasien yang terpapar virus corona jenis baru,” Direktur Utama BNI Herry Sidharta di Jakarta, Rabu.

Program sosial itu diawali dengan tes kepada 800 orang di area Parkir Selatan Gelora Bung Karno, Jakarta, dari total 5.500 orang yang akan disasar untuk mengikuti pemeriksaan tersebut di wilayah ibu kota.

Selanjutnya, tes akan dilakukan di sejumlah provinsi di Tanah Air yakni di Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang akan menyasar masyarakat terutama pelaku usaha kecil menengah produktif.

Bank BUMN ini sebelumnya mengirimkan bantuan teknologi drone untuk menyemprotkan disinfektan di 50 titik di Jabodetabek.

Bantuan lain kepada sejumlah rumah sakit di antaranya ambulance, mesin diagnosa tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR), ventilator, dan alat tes massal dengan total bantuan senilai Rp42,9 miliar.

Pihaknya juga mendistribusikan 50 ribu alat pelidung diri kepada tim medis di 182 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia dilengkapi hand sanitizer, donasi bagi petugas medis, serta donasi dukungan anak sekolah total mencapai Rp11,3 miliar

Bank pelat merah ini juga menggerakan sekitar 30 mitra binaan di berbagai daerah untuk memproduksi alat pelindung bagi tenaga medis, baik baju hazmat maupun masker.

Uji swab kali ini, BNI menggandeng RS Bunda dan JSK Group. Komisaris Utama PT Bundamedik Ivan Rizal Sini mengatakan dengan infrastruktur, teknologi laboratorium, RS Bunda mampu untuk mengerjakan lebih dari 500 hingga 750 tes swab sehari.

CEO JSK Group Dennis Jang Sang Kyu mengungkapkan sarana pemeriksaan di luar ruangan menggunakan bawah tenda dan booth beserta mesin di dalamnya sudah diterapkan oleh pemerintah Korea Selatan.

Tujuannya untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang merasa khawatir datang ke rumah sakit melakukan tes swab.

Pada kesempatan tes swab di Jakarta ini dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Bisnis

India Kembali Impor Kelapa Sawit Dari Malaysia

Oleh Aries Kelana
pada hari Senin, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Setelah sempat terjadi ketegangan dalam perdagangannya dengan Malaysia selama 4 bulan, India kembali membeli kelapa sawit dari Malaysia. India bersedia membeli ...
Bisnis

HIPPI Jakarta Apresiasi Komitmen Menteri BUMN Memberdayakan UMKM

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Terobosan Menteri BUMN yang akan menggandeng pelaku usaha UMKM untuk menggarap berbagai proyek Pemerintah dan swasta dalam negeri patut diapresiasi. "Ini merupakan ...