Oleh Bachtiar pada hari Jumat, 22 Mei 2020 - 19:43:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Erick Berencana Gabungkan BUMN Pangan, Gerindra: Bukan Hal Baru

tscom_news_photo_1590151421.jpg
Abdul Wachid (kiri) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota DPR RI dari fraksi partai Gerindra Abdul Wachid mengaku tidak mempersoalkan keinginan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menggabungkan sejumlah BUMN pangan seperti Bulog, PTPN dan RNI guna menekan ketergantungan impor.

"Rencana Meneg BUMN menggabungkan BUMN Pangan sangat baik, agar Indonesia tidak ketergantungan import," kata Anggota Komisi VIII DPR RI itu kepada wartawan, Jumat (22/05/2020).

Namun demikian, kata Wachid, rencana tersebut sebenarnya bukanlah hal baru.

"Ini sebenarnya kasus lama dari orde Reformasi sudah ganti Presiden 5 kali tapi belum terwujud," ungkapnya.

Menurutnya, sejumlah persoalan yang ada di BUMN tidak sesederhana dengan hanya menggabungkan BUMN saja.

"Akan tetapi banyak persoalan dan kendala jika sudah berbicara swasembada pangan," tandasnya.

Adapun sejumlah persoalan terkait swasembada pangan di antaranya.

"Pertama, political will Pemerintah sangat lemah. Kedua, koordinasi para menteri , terutama di kementerian teknis selalu jelek. Ketiga, proteksi dan promosi tidak ada. Keempat, tidak ditunjang keuangan yang kuat," papar Ketua DPD Gerindra Jateng itu.

Tak hanya itu, kata Wachid, buruknya koordinasi antar kementerian terkait juga jadi salahsatu pemicu amburadulnya sistem pangan yang berefek terhadap tidak tercapainya swasembada pangan yang dicita-citakan bangsa dan negara ini.

"Biasanya persoalan swasembada antara Mentan dan Mendag tidak sinkron data, Mendag suka import, Mentan selalu tidak terbuka soal produksi pangan kita. Ini yang menyebabkan swasembada tidak terwujud. Akibatnya Petani selalu menjadi korban imbas buruknya tatakelola sektor pangan," pungkasnya.

tag: #bumn  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Berita

Kapasitas Sudah Tak Mencukupi, RS Unair Tak Sanggup Lagi Terima Pasien COVID-19

Oleh Rihad
pada hari Wednesday, 27 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Akibat semakin banyak orang yang terpapar Covid 19, Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya sampai tak mampu  menampung pasien baru. Bahkan rumah sakit tersebut ...
Berita

Satgas Covid-19 DPR Tinjau Protokol New Normal ke Kemenkes

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI meninjau persiapan protokol-protokol yang akan digunakan untuk menghadapi new normal atau tatanan normal baru ke Kantor ...