Oleh windarto pada hari Sabtu, 23 Mei 2020 - 09:52:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Siap Hadapi “New Normal”, Hutama Karya Terapkan Akses Bekerja secara Digital Terintegrasi

tscom_news_photo_1590202321.jpg
Kantor Pusat PT Hutama Karya (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) telah menyiapkan skenario “New Normal” dalam proses pemulihan kembali aktivitas industri ditengah pandemi Covid-19 setelah dua bulan menjalankan kebijakan Work From Home (WFH). Skenario tersebut disusun menindaklanjuti arahan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berdasarkan Surat Edaran Menteri BUMN No.336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara. Skenario ini akan menjadi panduan karyawan dan segera diimplementasikan oleh Hutama Karya paska Hari Raya Idul Fitri 1441H, guna mengembalikan produktivitas kerja, pemulihan aktivitas ekonomi, hingga mempercepat penyelesaian proyek yang tengah digarap oleh perusahaan.

Senior Executive Vice President (SEVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan mengatakan, dalam pelaksanaan skenario new normal, perusahaan akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Melalui tim tanggap darurat, kami telah melengkapi protokol bekerja sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Protokol ini berlaku di seluruh unit kerja perusahaan baik di kantor pusat maupun di proyek.” ujar Fauzan.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa karyawan yang diizinkan untuk Work From Office (WFO) pada tahap pertama ini ialah mereka yang berusia maksimal 45 tahun, sedang dalam kondisi sehat, dan dilengkapi dengan hasil rapid test non-reaktif Covid-19. “Sebelum kembali bekerja di kantor, seluruh karyawan yang masuk kedalam kategori diizinkan WFO akan kami lakukan rapid test terlebih dahulu. Jika rapid test menunjukkan hasil non-reakif, maka akan diizinkan bekerja namun jika hasilnya adalah sebaliknya, maka karyawan tersebut akan dikarantina dan diproses untuk melakukan swab test di rumah sakit sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Untuk rapid test semuanya difasilitasi oleh perusahaan,” imbuhnya.

Disamping itu, persiapan Hutama Karya dalam menyambut “New Normal” juga ditekankan pada pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi. Hal ini menjadi penting untuk memastikan seluruh proses bisnis konstruksi dapat tetap berjalan ditengah berbagai skenario yang mungkin terjadi saat pandemi Covid-19 masih mewabah. “Sejak diterapkannya kebijakan WFH di Hutama Karya, kami dengan cepat memanfaatkan teknologi digital dalam bekerja. Saat ini kami memiliki sistem aplikasi terintgerasi berbasis SAP untuk mendukung proses kerja,” terang Fauzan.

Kemudahan yang ditawarkan perusahaan dengan teknologi digital ini mulai dari proses absensi secara online dengan menggunakan aplikasi, tanda tangan dokumen secara digital, optimalisasi office 365, hingga sistem aplikasi Human Capital berbasis employe selfservice yang dapat diakses oleh seluruh pegawai.

“Dari sisi engineering, kami telah menggunakan Autodesk BIM 360 yang mampu mengendalikan proyek bangunan sejak fase awal dan mengomunikasikan desain yang dimaksud secara efektif. Sedangkan dari sisi supply chain management, kami juga menggunakan aplikasi berbasis SAP untuk memantau hingga memproses invoce yang masuk dari berbagai rekanan perusahaan. Hal ini membuat Hutama Karya tetap dapat menjalankan proses bisnisnya dengan maksimal ditengah kondisi seperti sekarang,” pungkas Fauzan.

Meski nantinya sebagian pegawai akan kembali bekerja di kantor, namun Hutama Karya memastikan skenario “New Normal” yang diterapkan akan benar-benar mengacu pada protokol kesehatan dan protokol bekerja yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 Pemerintah. Jika karyawan benar-berSalah satunya adalah penerapan physical distancing dengan pengaturan tempat duduk. Saat ini, Hutama Karya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai, sehingga ketika skenario tersebut resmi berlaku, sudah mengikuti protokol yang dimaksud.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Lainnya
Bisnis

India Kembali Impor Kelapa Sawit Dari Malaysia

Oleh Aries Kelana
pada hari Senin, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Setelah sempat terjadi ketegangan dalam perdagangannya dengan Malaysia selama 4 bulan, India kembali membeli kelapa sawit dari Malaysia. India bersedia membeli ...
Bisnis

HIPPI Jakarta Apresiasi Komitmen Menteri BUMN Memberdayakan UMKM

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Terobosan Menteri BUMN yang akan menggandeng pelaku usaha UMKM untuk menggarap berbagai proyek Pemerintah dan swasta dalam negeri patut diapresiasi. "Ini merupakan ...