Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 01 Jun 2020 - 23:05:16 WIB
Bagikan Berita ini :

Din Syamsuddin: Dalam Konteks Politik Islam Pemakzulan Presiden Dimungkinkan

tscom_news_photo_1591027516.jpeg
Din Syamsuddin Ketua MUI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua MUIDin Syamsuddinmengatakan, dalam konteks politik islam pemakzulan seorang pemimpin merupakan sesuatu yang dimungkinkan. Mengutip pandangan pemikir Islam, Al-Mawardi, Din menjelaskan ada tiga syarat untuk memakzulkan kepala negara.

"Pertama, tidak adanya keadilan. Berlaku adil merupakan syarat utama seorang pemimpin. Karena itu jika hal ini tidak terpenuhi maka layak untuk diberhentikan," kata Din Syamsuddin dalam diskusi daring "Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Masa Pandemi Covid-19", Senin (1/6/2020).

Din menambahkan ketika pemimpin tidak berlaku adil, hanya menciptakan satu kelompok lebih kaya, atau ada kesenjangan ekonomi.

Syarat kedua, kata ia, pemimpin bisa diberhentikan jika tidak memiliki ilmu pengetahuan atau tidak mempunyai visi kepemimpinan. Dalam konteks Indonesia, hal ini sama dengan saat pemimpin itu tidak memahami esensi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

"Kalau ada pemberangusan diskusi, mimbar akademik, itu secara esensial bertentangan dengan nilai mencerdaskan kehidupan berbangsa," ujar Din.

Syarat ketiga, lanjut Din, pemimpin bisa dimakzulkan adalah ketika dia kehilangan kewibawaannya dan kemampuan memimpin terutama dalam masa kritis.

Selain itu, ucap Din, Imam Al-Ghazali pernah menyatakan setuju dan memungkinkan adanya pemakzulan jika ada ketidakadilan atau kezaliman. "Terutama orientasi represif ataudictatorship," tegasnya.

tag: #mui  #jokowi  #din-syamsuddin  #pemakzulan  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Ambroncius Nababan Akhirnya Minta Maaf kepada Pigai, Warga Papua, dan Jokowi

Oleh Rihad
pada hari Selasa, 26 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Setelah mendapat kecaman berbagai pihak, Ambroncius Nababan memberikan klarifikasi terkait dugaan postingan rasisme terhadap Natalius Pigai. Ia menyebut, postingannya kepada ...
Berita

Polisi Bilang Habib Rizieq Sehat, Pengacara Bilang Sakit Maag

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menerangkan bahwa Rizieq Shihab masih berada di Rutan Bareskrim Polri dan kondisinya sehat ...