Berita
Oleh Rihad pada hari Sunday, 28 Jun 2020 - 21:30:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Video Jokowi Marah-marah Akhirnya Dirilis Setelah Disimpan 10 Hari

tscom_news_photo_1593354057.jpg
Presiden Joko Widodo (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Teguran keras dan arahan tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta pada 18 Juni 2020 diputuskan untuk dirilis, agar dapat diketahui publik secara luas. Video arahan keras Presiden Jokowi kepada jajarannya itu tersimpan 10 hari sebelum akhirnya dipublikasikan.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden RI Bey Triadi Machmudin saat dikonfirmasi, Minggu (28/6), mengatakan awalnya Sidang Kabinet Paripurna tersebut bersifat intern. "Namun setelah kami pelajari pernyataan Presiden, banyak hal yang baik, dan bagus untuk diketahui publik, sehingga kami meminta izin kepada Bapak Presiden untuk mempublikasikannya. Makanya baru dipublish hari ini," kata Bey.

Bey mengatakan pihaknya telah mengkaji secara mendalam sebelum merilis video arahan Presiden tersebut ke publik. "Kami pelajarinya agak lama juga, pelajari berulang-ulang," kata Bey.

Dalam video berdurasi lebih dari 10 menit itu, Presiden Jokowi memberikan arahan yang tegas kepada para menterinya, bahkan sempat menyatakan kejengkelannya karena sampai saat ini disebutnya belum ada progres yang signifikan dari kerja jajarannya dalam tiga bulan terakhir.

Padahal situasi yang berkembang saat ini memerlukan langkah “extra ordinary” karena dunia termasuk Indonesia sudah diambang krisis.Presiden bahkan mengatakan akan melakukan langkah-langkah “extra ordinary” apapun demi menyelamatkan 267 juta rakyat Indonesia.

"Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Sudah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan," kata Jokowi pula.

Dalam pidato yang disiarkan di TVRI, Presiden Jokowi minta menteri mengambil tindakan sesuai kewenangan masing-masing. Presiden menilai ada yang bekerja biasa-biasa saja padahal pandemi ekonomi sangat berdampak terhadap ekonomi.

Jokowi jugamenyampaikan kemarahan lewat cuitannya di Twitter pada Minggu (28/6). "Tiga bulan ini kita dalam suasana pandemi, suasana krisis. Maka, saya mendorong para menteri dan pimpinan lembaga, untuk bekerja ekstra keras. Segala tindakan dan keputusan harus luar biasa. Semua demi tanggung jawab kepada 267 juta rakyat Indonesia," cuit @jokowi.

Dalam postingannya itu, Jokowi menyertakan video pernyataannya saat sidang paripurna kabinet 18 Juni 2020. Ia menumpahkan kekesalannya terhadap kinerja sejumlah menterinya. Video yang diunggah channel Youtube Sekretariat Presiden, pada hari ini.

tag: #jokowi  #menteri-jokowi  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kuasa Hukum Bantah Dakwaan JPU: Pinangki Tidak Terima Uang 500.000USD

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 23 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Tim Kuasa Hukum, Dr Pinangki Sirna Malasari, S.H., M.H Sirna Malasari membantah dakwaan JPU menerima uang sebesar USD 500.000 dari Joko Soegiarto Tjandra (JST) untuk ...
Berita

Inkonsistensi Ucapan Jokowi Kapan Covid Berakhir Demi Pilkada Jalan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Komite Politik dan Pemerintah KAMI Gde Siriana menilai ucapan Presiden Jokowi tentang berakhirnya pandemi Covid-19 mencla-mencle dan tidak dapat dipercaya publik. Ia ...