Oleh Givary Apriman pada hari Rabu, 01 Jul 2020 - 14:20:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Marahnya Presiden Jokowi Ke Menterinya, Dikhawatirkan Jadi Pengalihan Isu

tscom_news_photo_1593586436.JPG
Kabinet Indonesia Maju (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kemarahan Presiden Joko Widodo saat rapat kabinet pada 18 Juni lalu diharapkan bukanlah sebuah drama untuk mengalihkan perhatian dari persoalan lain.

Pengamat politik Satyo Purwanto mengatakan ada kejanggalan mengenai video marah-marah Presiden Jokowi ke Menterinya baru dipublikasikan 10 hari kemudian.

"Ada yang aneh mengapa dokumentasi hampir 2 pekan yang lalu baru di publish saat ini. Semoga marah-marahnya benar bukan "drama" untuk mengalihkan dari persoalan lain," kata Satyo melalui keteranganya, Rabu (01/07/2020).

Satyo yang juga mantan Sekjen Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) ini menilai bahwa sejak kasus pertama pandemi corona diumumkan, sebenarnya sudah cukup bagi Jokowi untuk mengevaluasi semua kementerian dan lembaga.

Bahwa ada yang bekerja serius, tapi tidak sedikit yang biasa-biasa saja dalam menghadapi penyebaran wabah pandemi corona.

Bahkan lebih parahnya ada yang menggunakan musibah pandemi corona sebagai alat terselubung untuk melakukan kepentinganya.

"Banyak sekali menteri yang tidak perform bahkan ada yang "aji mumpung" menggarap proyek dampak wabah corona, Bahkan ada yang kampanye terselubung, bagi-bagi sembako dan sebagainya," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membuka opsi melakukan reshuffle kabinet agar pemerintah bisa optimal menghadapi dampak pandemi virus corona. Opsi tersebut terlontar dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 18 Juni lalu.

"Bisa saja membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle, sudah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi, kalau memang diperlukan," kata Jokowi dalam video yang diunggah akun Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (28/06/2020).

tag: #menteri-jokowi  #prodem  #kabinet-jokowi-maruf-amin  #corona  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Pertumbuhan Ekonomi Minus 5,32 Persen, Gus Jazil: Hidup Gotong Royong Mampu Atasi Ancaman Resesi

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 08 Agu 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid menyebut bangsa ini dianugerahi berbagai keragaman. Di antara ribuan pulau yang terbentang dari Sabang hingga Merauke dan dari Talaud Ke ...
Berita

Tuding Ibas Tak Berwawasan, Wasekjen Demokrat: Jangan Bersikap ABS dan Meninggalkan Sejarah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Sekertaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat Irwan angkat bicara ihwal pernyataan sejumlah menteri Kabinet Jokowi serta politisi pendukung pemerintah yang ...