Oleh windarto pada hari Kamis, 02 Jul 2020 - 08:53:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Dorong Implementasi New Normal Wisata MICE, JTF Gandeng Kemenparekraf Susun Protokol Kesehatan MICE

tscom_news_photo_1593654815.jpg
Ketua Umum JTF Salman Dianda Anwar sedang berbincang aktif dengan peserta Konvensi Penyusunan Protokol Cleanliness, Health, Safety (CHS) Kegiatan MICE Indonesia video conference meeting online Zoom (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Bapekraf) mendorong penyelenggaraan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) untuk menghadapi tatanan normal baru pasca pandemi Covid-19. Dalam mendorong industri MICE tetap terselenggara dengan baik dan mengikuti standar kesehatan new normal, Kemenparekraf/Bapekraf mengadakan Konvensi Penyusunan Protokol Cleanliness, Health, Safety (CHS) Kegiatan MICE Indonesia, yang diselenggarakan pada Kamis 25 Juni 2020, video conference meeting online Zoom.

Kemenparekraf/Baparekraf mengungkapkan industri MICE memegang peranan penting dalam meningkatkan pendapatan Produk Domestik Bruto (PDB) tanah air sehingga agar industri MICE bisa ambil bagian di era new normal ini diperlukan beberapa persyaratan/protokol yang harus dipenuhi, yakni memenuhi standar kebersihan, standar kesehatan dan standar keamanan yang mengacu pada protokol Covid-19.

Dalam menyusun protokol CHS tersebut Kemenparekraf/Baparekraf melibatkan pelaku usaha, asosiasi dan stakeholders terkait. Jakarta Tourism Forum (JTF) sebagai salah satu stakeholders industri pariwisata dan MICE menjadi salah satu lembaga yang diminta menyampaikan gagasan dan masukan dalam penyusunan protocol CHS MICE.

Ketua Umum JTF Salman Dianda Anwar mengatakan bahwa penerapan new normal dalam Industri MICE harus disiplin menerapkan protokol CHS MICE baik kepada hotel/venue, perusahaan MICE, perusahaan travel, karyawan, tamu, restoran, dan pihak terkait seperti vendor, supplier dan lain sebagainya.

Di samping itu, Salman juga menuturkan JTF mendukung rancangan protokol MICE yang mewajibkan Bukti hasil Covid-19 tes negatif dari rumah sakit resmi atau klinik di negara asal atau Provinsi keberangkatan delegasi sehingga mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Harapannya dengan adanya rencana penerapan protocol kesehatan MICE dapat kembali mendorong geliat industri MICE ke depan di new normal, tentunya harapan yang utama wabah Covid-19 dapat segera berakhir agar industri pariwisata kembali bangkit serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Mengingat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif serta sektor tekait merupakan sektor yang paling terdampak atas pandemik global ini.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...