Oleh windarto pada hari Minggu, 05 Jul 2020 - 10:15:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Diaspora Hong Kong Tertarik dengan Diaspora Bond

tscom_news_photo_1593918929.jpeg
Ilustrasi pelayanan di Kantor BNI yang ada di Hongkong (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Bertempat di Gallery BNI Hong Kong Admiralty, puluhan WNI dan Diaspora Indonesia di Hong Kong menghadiri Sosialisasi Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN) dan Diaspora Bonds pada pertengahan minggu ini. Peserta datang dari beragam latar belakang, mulai dari asosiasi pengusaha hingga profesional di berbagai perusahaan di Hong Kong.

Acara yang diselenggarakan oleh KJRI Hong Kong, bekerja sama dengan Bank Himbara di Hong Kong tersebut dibuka oleh Konsul Jenderal RI (Konjen) Ricky Suhendar dan General Manager BNI Hong Kong Wan Andi Aryadi. Peserta yang hadir terlihat sangat antusias dengan Diaspora Bonds.

“Saya tertarik dengan diaspora bonds ini," ujar Alex Chiu dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (4/7/2020). “Returnnya sangat menarik dan saya juga ingin bisa turut membantu pembangunan di Indonesia,” tambahnya.

Alex Chiu yang cukup fasih berbahasa Indonesia, lahir di Hong Kong, namun ibunya adalah WNI yang telah tinggal di Hong Kong sejak tahun 1973 yang lalu.

“Kami berharap WNI di Hong Kong dapat berkontribusi untuk membeli Diaspora Bonds ketika diluncurkan nanti. Partisipasi WNI dan WNA diaspora Indonesia di luar negeri sangat strategis dalam kebijakan fiskal Indonesia,” ujar Konjen Ricky Suhendar.

Menjelaskan lebih detil tentang Diaspora Bonds, Konsul Bea dan Cukai/Keuangan Buhari Sirait menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami perlambatan pada masa pandemi Covid-19.

Hal itu berdampak pada penurunan penerimaan di satu sisi sementara pengeluaran meningkat tajam. Outlook defisit anggaran negara sebesar 6,34% dari PDB perlu mendapatkan sumber pembiayan yang baru.

Oleh karena itu rencana penerbitan Diaspora Bonds ini sangat diharapkan menjadi salah satu sumber untuk menguatkan perekonomian negara. Kontribusi masyarakat Indonesia di Luar negeri dalam membeli Diaspora Bonds merupakan wujud nasionalisme sambil melakukan investasi.

WNI di Hong Kong perlu memiliki KMILN yang merupakan salah satu syarat pembelian Diaspora Bonds. Chandra Djaya, Konsul Komunikasi, menjelaskan bahwa jumlah KMILN saat ini masih sangat sedikit. Dengan adanya Sosialisasi ini, diharapkan jumlah pemohon KMILN menjadi lebih banyak ke depannya. Sebab, semakin banyak Diaspora yang memiliki KMILN, semakin besar pula potensi keberhasilan penerbitan Diaspora Bonds ini.

Mendukung upaya ini, General Manager BNI Hong Kong, Wan Andi Aryadi menegaskan kesiapan bank BUMN di Hong Kong untuk memfasilitasi penjualan Diaspora Bonds nanti. Dengan jumlah masyarakat Indonesia yang signifikan, Hong Kong memiliki potensi besar untuk pemasaran Bonds tersebut. BNI Hong Kong khususnya akan menyediakan counter-counter layanannya untuk diaspora di Hong Kong yang berminat dengan Diaspora Bond ini.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

Produk Asuransi Rangka Kapal Jasindo Alami Kenaikan 64 Persen

Oleh windarto
pada hari Sabtu, 08 Agu 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT Asuransi Jasa Indonesia atau yang akrab disebut Asuransi Jasindo mencatatkan akselerasi produktivitas sampai 64% untuk bisnis Asuransi Marine Hull (rangka kapal). ...
Bisnis

BNI Life Serahkan Klaim Nasabah Meninggal Akibat Covid-19

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT BNI Life Insurance (BNI Life) menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan yang optimal dan terbaik kepada para nasabahnya. BNI Life melakukan penyerahan klaim ...