Berita
Oleh Givary Apriman pada hari Tuesday, 14 Jul 2020 - 06:00:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengamat Sebut Ada Peluang PDIP Bakal Tinggalkan Jokowi, Apa Alasanya?

tscom_news_photo_1594659578.jpg
Presiden Jokowi dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat Politik Saiful Anas mengatakan kalau PDIP berpeluang bakal meninggalkan Presiden Joko Widodo.

Peluang tersebut muncul bila Presiden Joko Widodo mengajak Partai Demokrat untuk masuk kedalam koalisi pemerintahan Joko Widodo.

Seperti diketahui bahwa akhir akhir ini Ketua Umum Partai Demokrat rajin melakukan safari politik ke beberapa partai politik seperti Golkar, PKB hingga PBNU.

Meski begitu, kata Saiful langkah Partai Demokrat untuk masuk koalisi tidak akan mudah dan tentu Jokowi tidak akan salah mengambil menteri.

"Ibu Megawati pasti akan lebih waspada kok. Karena bukan tidak mungkin Mega akan meninggalkan Jokowi,” kata Saiful melalui keteranganya, Senin (13/07/2020).

Saiful Anam menyebut pasti orang terdekat di lingkaran Jokowi mengingatkan bgagaimana konstelasi politik ketika Megawati menjadi Presiden dan SBY menjadi Menkopolkamnya.

"Namun, kemudian SBY malah menjadi pemenang pada Pilpres tahun 2004. Saat itu, saya kira ibu Megawati merasa "dikhianati" oleh SBY’ saat itu,” ujarnya.

Saiful mengungkapkan perkiraannya bahwa hingga saat ini masih ada komunikasi politik antara Megawati terhadap SBY masih belum terjadi dikarenakan torehan yang begitu mendalam akibat peristiwa politik masa lampau yang sulit terlupakan.

Selain itu, bisa juga Megawati memiliki kepentingan bahkan berkewajiban menjaga kecemerlangan karir politik Puan Maharani, yang sampai saat ini masih on the track.

"Tentu beliau tidak ingin putrinya yang sudah begitu panjang berjuang dan mengabdi mendapatkan hambatan menuju puncak karier politiknya, dengan kata lain tidak ingin masuk lubang yang sama untuk kedua kalinya," ungkapnya.

Saiful juga memperkirakan bila Presiden Jokowi akan mengangkat AHY jadi menteri, itu sama saja seperti Jokowi membesarkan anak macan yang bisa menerkam PDI Perjuangan pada Pilpres tahun 2024 mendatang.

"Upaya AHY masuk ke kabinet akan terganjal kisah 2004 tersebut, dan tentu akan memecah belah parpol koalisi pemerintah," pungkasnya.

tag: #jokowi  #megawati-soekarnoputri  #pdip  #partai-demokrat  #susilo-bambang-yudhoyono-sby  #ahy  #presiden2024  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

TB Hasanuddin: Tiga Acuan Penting dari Kasus Penangkapan Presiden Venezuela

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 04 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menyampaikan tanggapan sekaligus pelajaran strategis atas penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro ...
Berita
Ribuan Pelayat Sholat Jenazah

Hidayat Nur Wahid : Almarhum KH Amal Fathullah Zarkasyi Perjuangkan UU Pesantren

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ribuan pelayat menshalatkan jenazah pemimpin Pondok Pesantren Gontor KH Amal Fathullah Zarkasyi di Masjid Jami’ Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus Pusat, ...