Oleh Rihad pada hari Senin, 03 Agu 2020 - 23:17:16 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengorbanan Dokter Andhika yang Gugur Syahid, Istri pun Terpapar Covid-19

tscom_news_photo_1596471436.jpg
Andhika Kesuma Putra (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tak sedikit dokter, perawat dan berbagai pihak lain gugur saat melaksanakan tugasnya membantu pasien positif Covid-19. Andhika Kesuma Putra gugur pada Sabtu, 1 Agustus 2020 setelah dirawat di Rumah Sakit (RS) Columbia Asia. dr. Andhika merupakan salah satu dokter yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien positif Covid-19 di Wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Menanggapi kabar duka tersebut, ada pula pernyataan dari Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan, dr. Wijaya Juwarna. "Adik saya itu, junior kita yang juga aktivis di kampus. Sudah konsultan di usia yang muda, dia juga menangani pasien COVID-19 langsung di RS Columbia Asia Medan, sempat juga di RS GL Tobing bergabung di Gugus Tugas. Jadi hari-harinya memang merawat pasien COVID-19," ujarnya.

Menurut keterangannya, dokter Andhika sempat dirawat selama dua minggu hingga akhirnya meninggal dunia. Kabar gugurnya salah satu dokter spesialis paru itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dr. Alwi Mujahit. Ia juga mengatakan dr. Andhika ini merupakan salah satu dari banyak dokter yang berada di garda terdepan dalam penanganan pasien positif Covid-19 di wilayah Sumatera Utara.

Meski masih berusia muda, dr. Alwi mengungkapkan jika dokter Andhika merupakan aktivis kampus yang telah memiliki sejumlah pencapaian. "Adik saya itu, junior kita yang juga aktivis di kampus. Sudah konsultan di usia yang muda, dia juga menangani pasien COVID-19 langsung di RS Columbia Asia Medan, sempat juga di RS GL Tobing bergabung di Gugus Tugas. Jadi hari-harinya memang merawat pasien COVID-19," ujarnya.

Dalam unggahan akun Twitter @jcowacko mengatakan tidak percaya dengan kabar tersebut. "Puluhan pasien COVID yang telah sembuh diobati beliau saat ini benar-benar berduka, siapa yang menyangka dokter yang mengobati malah berpulang lebih dahulu meninggalkan pasiennya," ujarnya. "Ternyata beliau sudah siap syahid dan berusaha menjadi yang pertama sebagai pejuang COVID. Insya Allah Syahid," tulisnya.

Dalam pesan itu dr. Andhika mengatakan jika telah siap dengan segala risiko besar yang dihadapinya. "Aku InsyaAllah siap syahid bang untuk covid ini," tulis dr. Andhika dalam pesan WhatsApp.

Istri Andhika Terpapar Covid-19

Berbeda nasib dengan suaminya dr Andhika Kesuma Putra yang meninggal karena terkonfirmasi Covid-19, sang istri dr Dessy Amelia yang juga terkonfirmasi virus tersebut berhasil sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, dr Mardohar Tambunan menyebutkan kabar terbaru bahwa dr Dessy Amelia telah sembuh dari Covid-19.

"Dia sudah pulang, dia sudah tidak di rumah sakit lagi. Memang kemarin dia dirawat di rumah sakit dan positif Covid-19. Saya barusan ditelpon pihak rumah sakit," katanya, Senin (3/8/2020).

"Mereka sama-sama masuk kemarin sekitar dua minggu yang lalu. Hasil swabnya sudah masuk ke kita," jelas Mardohar.

Ia menyebutkan dr Dessy Amelia merupakan dokter spesialis kejiwaan yang saat ini kondisinya sudah pulih, namun karena masih dalam keadaan berduka pihaknya belum bisa bertanya banyak.

"Cuma memang dia pun sudah mau sembuh. Karena kemarin suaminya meninggal jadikan agak down dia. Kita enggak bisa ganggu dia banyak-banyak, kan baru kemalangan," tuturnya.

Lebih lanjut, Mardohar menuturkan sejauh ini dari keluarga dr Andhika, yang positif terpapar hanya istrinya saja.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan menyebut, sedikitnya 5 dokter ahli anggota IDI Medan meninggal dunia akibat Covid-19. Yakni; dr Ucok Martin Sp P, dr Irsan Nofi Hardi Nara Lubis SpS, dr Anna Mari Ulina Bukit, dr Aldreyn Asman Aboet SpAN, KIC, dan juga dr Andhika Kesuma Putra, SpP (K).

Selain itu, terdapat 4 orang dokter lainnya di daerah Sumatera Utara yang gugur karena Covid-19 ini, yakni; dr Herwanto SpB dari IDI Kisaran, dr Maya Norismal Pasaribu dari IDI Labuhan Batu Utara, dr M Hatta Lubis, SpPD dari IDI Padang Sidempuan, dan dr H Muhammad Arifin Sinaga, MAP dari IDI Langkat.

tag: #dokter  #covid-19  #meninggal  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
Editorial

Musyawarah Mufakat, Aklamasi, Atau Voting

Oleh
pada hari Selasa, 02 Des 2014
DALAM setiap majelis atau perjamuan besar, pasti ada persoalan bersama yang dibahas. Dan, nantinya akan menjadi sebuah ketetapan bersama. Persoalan bersama itu antara lain membahas program kerja, ...
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Komite II DPD RI Gali Informasi Terkait RUU Penanggulangan Bencana

Oleh Bachtiar
pada hari Selasa, 22 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Komite II DPD RI menilai ada beberapa permasalahan terkait draft RUU tentang Penanggulangan Bencana. Secara umum, usulan perubahan dalam RUU tentang Penanggulangan Bencana ...
Berita

Komisi II Masih Buka Peluang Bahas Penerbitan Perppu Pilkada 

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Komisi Kepemiluan (Komisi II) DPR masih membuka opsi untuk membahas penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Pemilihan Kepala Daerah ...